Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ngonten Tiap Hari, KDM Libas Prabowo di Survei SMRC

        Ngonten Tiap Hari, KDM Libas Prabowo di Survei SMRC Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pegiat media sosial Jhon Sitorus menilai strategi konten menjadi faktor penting dalam mendorong elektabilitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menjelang Pilpres 2029.

        Dalam simulasi head to head dengan Presiden Prabowo Subianto dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis Rabu (29/7/2027), Dedi Mulyadi unggul dengan 59% suara. Sementara Prabowo hanya meraih 28,3%. Adapun 12,7% responden menyatakan belum menentukan pilihan atau masih ragu.

        "Survei terbaru SMRC, nama Dedi Mulyadi MELAMBUNG tinggi mengungguli Prabowo. Tercatat, 59% memilih KDM sedangkan Prabowo hanya 28,3%. Andai semua yang menentukan memilih Prabowo, tetap saja akan kalah dengan KDM," tulis Jhon di akunĀ  X pribadinya, dikutip Rabu (29/7).

        Menurut Jhon, keunggulan tersebut tidak lepas dari strategi KDM yang rajin membuat konten setiap hari. Berbagai peristiwa dijadikan bahan sosialisasi, sehingga popularitas dan elektabilitasnya melonjak tajam.

        "Harus diakui, popularitas KDM cukup signifikan dengan tiap hari ngonten. Apapun dikontenin, siapapaun yang lagi musibah dijadikan konten," ujarnya.

        Baca Juga: Agustus Jadi Titik Krusial Prabowo-Gibran? Ini Skenario di Balik Tekanan ke Isatana

        "Konten juga membantu KDM untuk sosialisasi. Misalnya penertiban bangunan liar, pembangunan jalan raya, komunikasi dengan warga yang efektif dengan bahasa dan gestur yang dimengerti rakyat membuat elektabilitasnya tak terbendung," lanjutnya.

        Jhon menegaskan, Dedi Mulyadi bukan lawan sembarangan. Ia menilai masyarakat Indonesia cenderung menyukai sosok yang tiba-tiba populer, sehingga KDM berpotensi menjadi figur kuat di Pilpres mendatang.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: