Perputaran Dana Judol 2025 Turun Jadi Rp286,84 Triliun, DPR Senang
Kredit Foto: DPR RI
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta memberikan apresiasi atas penurunan perputaran dana judi online (judol) di Indonesia sepanjang 2025.
Kendati demikian, ia mengingatkan pemerintah agar tidak cepat berpuas diri mengingat jaringan pelaku kejahatan digital kini semakin adaptif mengubah modus operandi.
Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), nilai perputaran uang judi online pada 2025 berada di angka Rp286,84 triliun.
Angka ini mencatatkan penurunan sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang menembus Rp359,81 triliun, sekaligus menjadi penurunan pertama sejak tren kenaikan konsisten terjadi pada 2017.
Sukamta menilai capaian positif ini tidak lepas dari kerja keras pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang berada di garis depan pemberantasan.
"Tren penurunan dana perputaran judol tentunya sebuah langkah baik yang ditunjukkan Pemerintah walaupun persoalan judol belum selesai sehingga harus ada perbaikan. Apresiasi untuk Komdigi yang berada di garis depan atas penurunan omset judol ini," ujar Sukamta dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Meski tren omzet menurun, legislator dari Fraksi PKS tersebut menegaskan bahwa aktivitas judi online pada 2026 terpantau belum mereda.
Berdasarkan temuan PPATK, jaringan pelaku justru bergeser menggunakan pola transaksi yang lebih sering, tersebar secara luas, serta memakai nominal yang lebih kecil demi menghindari deteksi aparat.
Melihat modus baru tersebut, Sukamta menilai penanganan judi online tidak lagi cukup hanya mengandalkan pemblokiran situs atau aplikasi semata. Pemerintah didorong untuk memperkuat tata kelola ruang digital secara menyeluruh.
"Persoalannya kini menyangkut kemampuan negara mengendalikan ruang digital sebagai bagian dari kepentingan strategis nasional," tegasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: