Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Hyundai Pangkas Harga Stargazer Cartenz di GIIAS 2026, Mulai Rp241 Juta

        Hyundai Pangkas Harga Stargazer Cartenz di GIIAS 2026, Mulai Rp241 Juta Kredit Foto: HMID
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Hyundai memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memperkuat jajaran produknya di Indonesia. Tak hanya menampilkan berbagai model baru, pabrikan asal Korea Selatan itu juga mengumumkan penyesuaian harga permanen untuk lini Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X.

        Kini, Stargazer Cartenz dipasarkan mulai Rp241,4 juta (OTR Jakarta), lebih rendah dibanding sebelumnya. Hyundai menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar promo selama pameran, melainkan strategi jangka panjang agar MPV tersebut semakin mudah dijangkau konsumen.

        Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, mengatakan Stargazer Cartenz mendapat respons positif sejak diperkenalkan pada GIIAS tahun lalu. Menurutnya, penyesuaian harga dilakukan agar semakin banyak keluarga Indonesia dapat memiliki kendaraan tersebut.

        "Yang terpenting, ini bukan merupakan penawaran promosi sementara, melainkan penyesuaian harga permanen yang mencerminkan komitmen jangka panjang Hyundai terhadap Indonesia," ujar Fransiscus di Tangerang, Rabu (29/7/2026).

        Hyundai menyebut harga baru tersebut tidak mengurangi spesifikasi maupun fitur yang ditawarkan. Seluruh varian tetap mengusung desain yang sama, teknologi keselamatan, fitur kenyamanan, serta didukung layanan purnajual melalui ekosistem myHyundaiCare.

        Program tersebut mencakup garansi tambahan, gratis perawatan berkala, layanan darurat 24 jam, roadside assistance, hingga jaminan nilai jual kembali melalui program Resale Value Guarantee sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

        Selain mengumumkan harga baru Stargazer Cartenz, Hyundai juga membawa sederet model baru dan kendaraan konsep ke GIIAS 2026. Salah satunya adalah IONIQ 9 yang menjalani debut di Indonesia sebagai SUV listrik premium terbaru Hyundai.

        Model tersebut dibekali baterai berkapasitas 110,3 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 734 km berdasarkan pengujian NEDC. Selama GIIAS 2026, Hyundai membuka pemesanan awal IONIQ 9 dengan harga khusus Rp1,49 miliar.

        Hyundai juga memperkenalkan STARIA Electric dan STARIA Hybrid sebagai pilihan baru di segmen MPV premium. Keduanya menawarkan opsi elektrifikasi berbeda, namun tetap mengedepankan kabin lapang dan kenyamanan bagi penumpang.

        Baca Juga: Perluas Pangsa Pasar Mobil Listrik, Hyundai Siapkan Kejutan di GIIAS 2026

        Tak hanya itu, Hyundai turut menampilkan Palisade terbaru yang mendapat sejumlah penyempurnaan pada aspek kenyamanan dan keselamatan, serta menghadirkan IONIQ 3 sebagai mobil konsep yang memperlihatkan arah pengembangan kendaraan listrik kompak di masa depan.

        Di sisi lain, Hyundai turut memperkenalkan Neira Prototype, SUV listrik tujuh penumpang yang direncanakan diproduksi secara lokal di pabrik Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI). Model ini dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia yang menginginkan kendaraan listrik dengan kabin lega dan fungsional.

        President Director PT Hyundai Motors Indonesia, Kenny Lee, mengatakan Hyundai terus mempertahankan strategi menghadirkan pilihan kendaraan yang lengkap, mulai dari mesin bensin, hybrid, hingga kendaraan listrik.

        "Kami percaya bahwa setiap pelanggan memiliki preferensi mobilitas yang berbeda. Oleh karena itu, Hyundai terus menghadirkan salah satu jajaran kendaraan paling komprehensif di pasar, dengan portofolio ICE, hybrid, dan electric vehicle yang seimbang, sehingga pelanggan dapat memilih teknologi yang paling sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan mereka," kata Kenny Lee.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: