Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Blue Bird Raup Pendapatan Rp2,97 Triliun, Laba Bersih Malah Anjlok

        Blue Bird Raup Pendapatan Rp2,97 Triliun, Laba Bersih Malah Anjlok Kredit Foto: Laras Devi Rachmawati
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Blue Bird Tbk (BIRD) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp2,97 triliun di semester I-2026, naik 11,3% dari posisi laba Rp2,67 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

        Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan pada Jumat (31/7/2026), meski pendapatan naik tidak membuat laba bersih perusahaan di posisi baik, justru turun menjadi Rp320,56 miliar, dari Rp335,44 miliar pada semester I-2025.

        Laba bersih yang anjlok juga berdampak pada laba per saham. Hingga akhir Juni 2026, laba per saham dasar maupun dilusian turun menjadi Rp128 per saham, dari sebelumnya Rp134 per saham.

        Penurunan laba dipicu oleh meningkatnya beban langsung yang naik menjadi Rp2,05 triliun dari sebelumnya Rp1,78 triliun. 

        Selain itu, beban usaha juga bertambah menjadi Rp597,05 miliar, dibandingkan Rp523,66 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

        Kenaikan biaya tersebut membuat laba usaha perseroan turun menjadi Rp320,62 miliar, dari Rp362,44 miliar pada semester I-2025. Sedangkan laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp412,46 miliar, atau turun sekitar 5% secara tahunan.

        Baca Juga: Widodo Makmur (WMUU) Pikul Rugi Rp13,71 Miliar pada Semester I-2026

        Baca Juga: Emiten Milik Dato Sri Tahir Rugi Rp16,21 Miliar pada Semester I-2026

        Baca Juga: Laba Emiten Sawit Haji Isam PGUN Anjlok 46,72% pada Semester I-2026

        Setelah dikurangi beban pajak bersih sebesar Rp88,61 miliar, laba tahun berjalan Blue Bird tercatat Rp323,85 miliar, lebih rendah dibandingkan Rp339,07 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

        Dari sisi neraca, total aset Blue Bird meningkat menjadi Rp10,09 triliun hingga 30 Juni 2026, dibandingkan Rp9,65 triliun pada akhir 2025. 

        Di sisi lain, liabilitas naik menjadi Rp3,86 triliun dari Rp3,33 triliun, sedangkan total ekuitas turun tipis menjadi Rp6,23 triliun dari Rp6,33 triliun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: