Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Biodiesel B50 Berlaku, Ini Tips Merawat Mesin Diesel dari Mitsubishi Fuso

        Biodiesel B50 Berlaku, Ini Tips Merawat Mesin Diesel dari Mitsubishi Fuso Kredit Foto: KTB Fuso
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Implementasi biodiesel B50 yang mulai berlaku sejak 1 Juli 2026 membuat pemilik kendaraan bermesin diesel perlu memberikan perhatian lebih terhadap perawatan sistem bahan bakar. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga performa mesin sekaligus meminimalkan potensi gangguan akibat penggunaan campuran biodiesel yang lebih tinggi.

        Hal tersebut menjadi salah satu materi yang disampaikan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) kepada para pengguna Mitsubishi Fuso dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

        Melalui area khusus B50 Corner, KTB memberikan sejumlah rekomendasi perawatan yang perlu dilakukan secara berkala. Salah satunya adalah mengganti fuel filter dan water separator setiap 10.000 kilometer agar aliran bahan bakar tetap optimal.

        Pengguna juga dianjurkan menggunakan suku cadang asli atau Genuine Parts Mitsubishi Fuso. Selain menjamin kompatibilitas komponen, penggunaan suku cadang orisinal dinilai dapat membantu menjaga keandalan sistem bahan bakar dalam jangka panjang.

        Saat melakukan penggantian fuel filter, kebersihan area kerja juga perlu diperhatikan. KTB mengingatkan agar kotoran tidak masuk ke dalam sistem bahan bakar karena dapat memengaruhi kinerja mesin.

        Perawatan lainnya adalah menguras water separator secara berkala untuk mengurangi kandungan air pada bahan bakar. Selain itu, tangki bahan bakar dan nozzle pengisian juga sebaiknya selalu dipastikan dalam kondisi bersih guna menghindari kontaminasi.

        Untuk menjaga performa sistem injeksi, pemilik kendaraan diesel juga disarankan menggunakan diesel injector cleaner setiap kelipatan 20.000 kilometer. Langkah ini bertujuan membantu menjaga kebersihan injektor sehingga proses pembakaran tetap optimal.

        Edukasi tersebut diberikan bersamaan dengan kegiatan gathering Canter Mania Indonesia Community (CMIC) di booth Mitsubishi Fuso selama GIIAS 2026. Ratusan anggota komunitas dari berbagai daerah, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, hingga Bali, mengikuti kegiatan yang juga menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai pengelolaan armada, efisiensi operasional, hingga strategi menghadapi tantangan bisnis.

        Dalam kesempatan itu, peserta juga berkesempatan melihat langsung sejumlah kendaraan niaga yang menjadi sorotan Mitsubishi Fuso di GIIAS 2026, yakni Canter Extra-Long Bus, eCanter, Canter FE 84G, Fighter-X FM65F Tractor Head 4x2, dan Fighter-X FN61 FSL Logistic.

        Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Aji Jaya, mengatakan komunitas pengguna memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara perusahaan dan konsumen. Menurut dia, berbagai masukan dari pengguna menjadi bekal bagi Mitsubishi Fuso dalam mengembangkan produk maupun layanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

        Baca Juga: Harga Solar Sempat Meroket, Gimana Nasib Pendanaan Biodiesel B50 hingga Akhir Tahun?

        Baca Juga: Pemerintah Klaim Mesin Mobil Tak Akan Rusak oleh B50: Ini Bukan Lompatan Tiba-tiba

        "Komunitas Canter Mania bukan lagi sekadar fanbase, tetapi menjadi komunikasi strategis perusahaan untuk memahami kebutuhan pasar, mengembangkan layanan, dan membantu pelanggan meningkatkan produktivitas bisnis," ujar Aji.

        Sementara itu, Ketua Umum Canter Mania Indonesia Community, Jaka Kristiawan, mengatakan komunitas tidak hanya menjadi tempat berkumpul para pengguna Canter, tetapi juga wadah untuk saling bertukar pengalaman dan membantu sesama anggota ketika menghadapi kendala di perjalanan.

        "Komunitas Canter Mania sudah seperti keluarga, apalagi kita hidup di jalan. Kadang kita menemui masalah di jalan, dengan adanya komunitas ini bisa saling menolong saat ada masalah di perjalanan," kata Jaka.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: