Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dokter Tifa Nyatakan Pilih 'Hijrah' dari Polemik Ijazah Jokowi, Kini Fokus Menguliti Kontroversi Vaksin dan Perang Dunia

        Dokter Tifa Nyatakan Pilih 'Hijrah' dari Polemik Ijazah Jokowi, Kini Fokus Menguliti Kontroversi Vaksin dan Perang Dunia Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, menyatakan akan meninggalkan polemik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan memilih fokus pada isu-isu lain yang dianggap lebih mendesak bagi masyarakat.

        Pernyataan tersebut disampaikan Dokter Tifa melalui unggahan yang menyinggung makna "berhijrah" di tengah proses hukum yang sedang dijalaninya.

        "Ada fase dalam hidup ketika seseorang memutuskan tugasnya bukan lagi bertempur, tetapi menyampaikan kebenaran, lalu melangkah pergi dengan tenang," ujar Dokter Tifa dalam keterangannya.

        Dokter Tifa mengatakan polemik mengenai ijazah mantan Presiden Joko Widodo telah berkembang menjadi perdebatan panjang yang disertai kontroversi dan proses hukum.

        Ia mengungkapkan bahwa dirinya kini berstatus terdakwa dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan tersebut.

        Menurutnya, keputusan untuk meninggalkan isu ijazah bukan berarti mundur, melainkan bentuk kesadaran bahwa kebenaran tidak selalu harus diperjuangkan melalui perdebatan yang berkepanjangan.

        "Pilihan hijrah dari isu ijazah bukanlah mundur, melainkan keputusan sadar bahwa kebenaran tidak selalu harus dimenangkan dengan keributan, tetapi cukup ditinggalkan sebagai jejak," katanya.

        Dokter Tifa menegaskan bahwa mulai saat ini pembahasan mengenai polemik ijazah hanya akan disampaikannya dalam persidangan.

        "Soal ijazah hanya akan saya bicarakan di pengadilan. Di luar pengadilan saya kembali tajam dan kritis terhadap banyak hal yang berkaitan dengan kepentingan umat," ujarnya.

        Ia mengaku akan kembali fokus membahas berbagai persoalan publik, seperti perkembangan ilmu pengetahuan, isu kesehatan, kontroversi vaksin, ancaman pandemi, potensi perang dunia, hingga gejolak sosial dan ekonomi.

        Sebelumnya, polemik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo telah berujung pada proses hukum. Dokter Tifa saat ini menjalani persidangan sebagai terdakwa dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan isu tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: