Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jokowi Disebut Bisa Tinggalkan Gibran dan Kaesang di 2029!

        Jokowi Disebut Bisa Tinggalkan Gibran dan Kaesang di 2029! Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Lukas Luwarso, menilai Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) berpotensi tidak akan mengusung kedua putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, di Pilpres 2029.

        Lukas mengatakan berdasarkan informasi yang didengarnya, Jokowi adalah sosok yang sangat memperhitungkan survei. Jika elektabilitas Gibran maupun Kaesang rendah, peluang mereka maju di Pilpres 2029 akan kecil. 

        "Tapi nanti kalau pada titik tertentu ya, kalau memang dua anaknya itu enggak punya elektabilitas ya, seplonga-plongonya Jokowi, dia kan masih ada. Saya, yang saya dengar paling enggak, ya, dari beberapa orang dekat, ya, Jokowi itu sangat memperhitungkan itu apa yang disebut survei. Jadi kalau surveinya memang tidak ya, mungkin dia enggak," ujarnya dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Kamis (6/8).

        Ia menyinggung hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menempatkan Gibran di posisi keempat. Sedang posisi pertama diraih Dedi Mulyadi (KDM), Prabowo Subianto menduduki urutan kedua, dan Anies Baswedan di posisi ketiga.

        "Nah, survei yang terbaru dari SMRC itu kan Gibran masuk posisi nomor 5 ya kalau enggak salah. Paling tinggi kan siapa? Si MD (red. Dedi Mulyadi). Kemudian Prabowo, kemudian Anies, empat Gibran. Gibran dengan Anies perbedaannya enggak besarlah, sudah enggak nyampai 2%," tandasnya.

        Baca Juga: Terungkap! Alasan Prabowo Dapat Kursi Menhan Jokowi: Soal Anggaran Jumbo

        Berdasarkan survei yang dirilis pada Rabu (29/7/2026) itu, KDM meraih 35,0%, disusul Prabowo dengan 14,5%, lalu Anies 8,2%, dan Gibran 7,7%.

        engambilan sampel dilakukan pada 5–19 Juli 2026 dengan 749 responden di seluruh Indonesia, menggunakan kombinasi wawancara via telepon (83,8%) dan tatap muka langsung (16,2%).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: