Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        995 Senjata Api hingga Narkoba Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta

        995 Senjata Api hingga Narkoba Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Kredit Foto: Freepik/Rawpixel
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sebuah ruangan tertutup di lingkungan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menyimpan temuan yang mengejutkan. Di dalamnya ditemukan 995 pucuk senjata api beserta amunisi, narkoba, hingga puluhan VCD porno.

        Temuan tersebut kini menjadi perhatian aparat kepolisian setelah pihak yayasan meminta Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Keberadaan ratusan senjata di lingkungan sekolah dinilai berpotensi membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.

        Kuasa hukum yayasan sekolah swasta, Hermawanto, mengatakan pihaknya pertama kali menemukan 995 pucuk senjata api, amunisi, dan berbagai aksesori senjata saat membuka ruangan tersebut pada Jumat (10/7/2026).

        Beberapa pekan kemudian, tepatnya Rabu (5/8/2026), pihak yayasan kembali menemukan sejumlah senjata lain, narkoba jenis ganja dan sabu, serta VCD porno. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan.

        "Jadi, kami perlu informasikan kepada masyarakat bahwa karena ini ada senjata yang jumlahnya sangat banyak, nyaris seribu senjata, maka kami ingin perkara ini segera ditindaklanjuti secara serius oleh Polres Metro Jakarta Selatan," kata Hermawanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

        Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, menjelaskan ruangan tersebut awalnya dibuka karena akan digunakan untuk kebutuhan sekolah. Namun, pihak yayasan justru menemukan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas yang tidak semestinya dilakukan di lingkungan pendidikan.

        "Saat itu pihak sekolah membuka sebuah ruangan tertutup untuk kebutuhan anak sekolah. Namun, tiba-tiba ketika kita membuka ruangan untuk kepentingan sekolah ini, kita temukan peralatan yang disebut senjata. Airsoft gun yang bisa membunuh karena larasnya itu polos tidak ada alur," ujarnya.

        Menurut Untung, barang-barang yang ditemukan antara lain 995 butir amunisi senjata genggam, shotgun kaliber 12/70, laras kaliber 5,56 mm, senjata genggam berkaliber 40 dan 9 mm, tiga magazine jenis Glock berkapasitas 30 butir amunisi, satu magazine Walther kaliber 22, satu magazine M4, serta satu alat pembuat peluru.

        Selain itu, ditemukan pula narkoba yang jumlahnya belum dirinci serta sekitar 25 keping VCD dengan berbagai isi.

        "Saya mohon rekan-rekan tajami omongan saya. Kenapa di sekolah yang sangat kita hormati, TK, SD, SMP, SMA ini ada orang yang diam-diam melakukan kegiatannya di situ?" kata Untung.

        Pihak yayasan menyatakan sengaja meminta pendampingan kepolisian karena khawatir senjata-senjata tersebut dapat disalahgunakan.

        "Karena senjata ini bisa disalahgunakan dan tetap bisa berbahaya bagi siapa pun. Apalagi, senjata ini disimpan di tempat sekolah yang tentunya berbahaya bagi para siswa dan para guru. Jadi itu yang kami harapkan, dan kami berharap kepolisian akan sangat serius memprosesnya," ujar Hermawanto.

        Baca Juga: 118 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Ludes, Kapolda Riau Turun Tangan

        Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan adanya temuan senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama.

        Polisi menyebut telah menerima laporan masyarakat terkait temuan tersebut pada 15 Juli 2026. Sebagai langkah awal penanganan, penyidik membuat Laporan Polisi Model A yang menjadi dasar dimulainya proses penyelidikan lebih lanjut.

        Hingga kini, polisi masih mendalami asal-usul ratusan senjata, narkoba, dan barang-barang lain yang ditemukan di dalam ruangan tersebut serta pihak yang bertanggung jawab atas penyimpanannya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: