Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Horor Banget, Ratusan Boeing 737 Max Ditemukan Retakan pada Badan Pesawat, FAA Perintahkan Inspeksi

        Horor Banget, Ratusan Boeing 737 Max Ditemukan Retakan pada Badan Pesawat, FAA Perintahkan Inspeksi Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) memerintahkan inspeksi terhadap ratusan pesawat Boeing 737 MAX setelah ditemukan retakan pada bagian badan pesawat yang berpotensi mengganggu integritas struktural.

        Dalam Perintah Kelaikudaraan (Airworthiness Directive/AD) yang diterbitkan pada Kamis (6/8), FAA menyatakan inspeksi wajib dilakukan terhadap sejumlah pesawat Boeing 737 MAX 8, MAX 9, dan MAX 8-200.

        Kebijakan tersebut diperkirakan berdampak pada sekitar 471 pesawat yang terdaftar di Amerika Serikat dan akan mulai berlaku pada 10 September 2026.

        FAA menjelaskan, keputusan itu diambil setelah adanya laporan mengenai retakan pada bear strap atau tali pengikat di sudut atas depan bukaan pintu dapur (galley) bagian depan pesawat.

        "FAA mengeluarkan AD ini untuk mengatasi retakan pada kulit badan pesawat dan tali pengikat, yang dapat menyebabkan ketidakmampuan elemen struktural utama untuk menahan beban batas dan berdampak buruk terhadap integritas struktural pesawat," demikian pernyataan FAA.

        Menurut regulator penerbangan AS tersebut, kerusakan yang tidak terdeteksi dapat membahayakan kemampuan struktur utama pesawat dalam menahan tekanan selama penerbangan.

        Boeing menyatakan telah melakukan analisis teknis untuk mencari penyebab munculnya retakan tersebut. Perusahaan juga tengah menyiapkan perubahan desain dan langkah rekayasa guna mencegah masalah serupa terjadi pada masa mendatang.

        Inspeksi ini menjadi langkah terbaru FAA dalam memperketat pengawasan terhadap armada Boeing 737 MAX, yang dalam beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai persoalan terkait keselamatan dan kualitas produksi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: