Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Curhat Banyak Pengamat Menyoroti Kegiatannya: Jangan Berburuk Sangka

        Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Curhat Banyak Pengamat Menyoroti Kegiatannya: Jangan Berburuk Sangka Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi buka suara mengenai ramainya konten kreator hingga pengamat yang belakangan kerap membicarakan dirinya di ruang publik. Alih-alih menuding adanya kepentingan tertentu di balik berbagai pembahasan tersebut, ia memilih melihatnya dari sisi yang berbeda.

        Dedi menyadari bahwa sosoknya kini menjadi bahan pembicaraan dengan beragam versi. Menurutnya, banyak pihak memiliki cara masing-masing dalam menceritakan, mengomentari, maupun menilai berbagai aktivitas yang dilakukannya sebagai Gubernur Jawa Barat.

        Baca Juga: UGM Tak Ingin Lagi Berurusan Soal Polemik Ijazah Jokowi: Asli atau Palsu, Jangan Tanya ke Kampus

        “Saat ini banyak sekali konten kreator, pengamat, menceritakan saya dengan berbagai versi, membahas berbagai hal yang selalu dilakukan dalam setiap waktu,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip Selasa (10/8/2026).

        Ia pun mengingatkan agar masyarakat tidak mudah berprasangka terhadap pihak-pihak yang membuat konten atau analisis mengenai dirinya. Dedi menilai tudingan bahwa seseorang digerakkan oleh kekuatan politik tertentu tidak semestinya dilontarkan tanpa dasar.

        "Jangan kita berburuk sangka pada mereka. Seolah-olah mereka digerakkan oleh kekuatan politik dari berbagai kepentingan,” kata Dedi Mulyadi.

        Dedi, alih-alih menganggap kritik atau pembahasan mengenai dirinya sebagai upaya menjatuhkan, justru meminta agar fenomena tersebut tidak langsung dikaitkan dengan agenda politik. Ia bahkan menyampaikan pandangan bernada satir mengenai anggapan bahwa para pembuat konten sengaja diarahkan untuk menurunkan citranya.

        “Kita enggak boleh nuduh. Dia digerakkan oleh ini atau itu karena untuk men-downgrade saya sehingga mereka mendapat buah dari downgrade itu. Jangan berpikir begitu. Anggap saja mereka itu adalah orang-orang yang sangat sayang sama saya,” tuturnya.

        Diketahui, Dedi Mulyadi tengah menjadi sorotan publik menyusul elektabilitas hingga kebiasaannya menggunggah setiap kegiatan pemerintahannya dalam media sosial. Hal tersebut memunculkan beragam reaksi dari masyarakat.

        Salah satu hal yang ramai diperbincangkan adalah proses di balik pembuatan konten yang selama ini dipublikasikan Dedi. Sebagian masyarakat mempertanyakan apakah sejumlah adegan dalam konten tersebut berlangsung secara spontan atau telah dipersiapkan sebelumnya.

        Perdebatan mengenai hal tersebut kemudian melahirkan dua pandangan berbeda. Ada sebagian warganet yang menilai konten politikus itu sebagai sesuatu yang telah diatur atau dianggap sebagai “settingan”.

        Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Buru Motor Knalpot Brong: Ganti di Tempat, Baru Boleh Pulang

        Meski demikian, ada pula masyarakat yang tidak mempermasalahkan caranya membuat konten selama aktivitas tersebut tetap berkaitan dengan pekerjaannya sebagai kepala daerah dari Jawa Barat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: