Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Bakal Dikirim ke Rusia untuk Perang Lawan Ukraina

        Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Bakal Dikirim ke Rusia untuk Perang Lawan Ukraina Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeklaim Korea Utara akan mengerahkan puluhan ribu tentaranya ke Rusia. Menurut Zelensky, jumlah pasukan yang dipersiapkan mencapai 30 ribu hingga 50 ribu personel.

        Zelensky menyampaikan klaim tersebut melalui media sosial X pada Sabtu (8/8/2026). Ia mengatakan keputusan mengenai pengerahan pasukan Korea Utara ke Rusia telah dibuat.

        "keputusan telah dibuat untuk mengerahkan 30 ribu hingga 50 ribu prajurit Korut ke Rusia," tulis Zelensky.

        Zelensky tidak menjelaskan sumber informasi mengenai rencana pengerahan tersebut. Ia hanya menilai Korea Utara tengah memanfaatkan perang Rusia-Ukraina untuk memperoleh pengalaman dalam peperangan modern.

        Menurut Zelensky, pengalaman tersebut dapat menjadi keuntungan bagi Pyongyang apabila konflik terjadi di kawasan Asia Pasifik. Ia juga menyebut keterlibatan Korea Utara dalam perang Rusia-Ukraina telah menghasilkan pengalaman militer bagi negara tersebut.

        "Kami sudah menemukan rudal-rudal Korea Utara di teritori Ukraina. Hari ini, ini sudah menjadi fakta yang terbukti. Sangat jelas bahwa Korea Utara akan terus membangun pengalamannya dalam peperangan modern, menerima lisensi dari Rusia, dan menerima segala macam peralatan militer dari mereka," ujar Zelensky.

        Keterlibatan Korea Utara dalam perang Ukraina sebenarnya bukan hal baru. Pyongyang sebelumnya telah mengirim pasukan ke Rusia setelah kedua negara menandatangani pakta kerja sama strategis pada Juni 2024.

        Baca Juga: Zelensky Dibuat Kaget, Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal Buatan Korea Utara

        Perjanjian tersebut mencakup komitmen bantuan timbal balik apabila salah satu negara menghadapi agresi dari pihak luar. Ukraina kemudian memperkirakan sekitar 14 ribu tentara Korea Utara telah dikirim ke wilayah Kursk, Rusia, pada 2024.

        Selain pasukan, Ukraina juga menuduh Korea Utara memasok berbagai persenjataan kepada Rusia. Pasokan tersebut disebut mencakup amunisi artileri, mortir, rudal balistik, artileri jarak jauh, hingga sistem roket peluncuran ganda.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: