Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jokowi Soal Kaesang Maju di Kandang PDIP: Sudah Dihitung, Risiko Persaingan Juga Dikalkulasi

        Jokowi Soal Kaesang Maju di Kandang PDIP: Sudah Dihitung, Risiko Persaingan Juga Dikalkulasi Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep untuk maju sebagai calon anggota dewan pada pemilu mendatang ternyata bukan keputusan yang diambil tanpa perhitungan. Anak Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dipastikan memiliki hitung-hitungan untuk melawan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

        Jokowi menegaskan putra bungsunya itu telah memperhitungkan risiko politik yang akan dihadapi sebelum memilih daerah pemilihan yang selama ini menjadi salah satu basis kuat PDIP. Menurut dia, Kaesang telah memahami konsekuensi yang mungkin muncul dari pilihannya untuk maju di Dapil Jateng V.

        Baca Juga: Soal Tingginya Jumlah Pengangguran di Jabar, Dedi Mulyadi: Kita Menyiapkan Tenaga Terampil, Bukan...

        "Itu sudah menjadi keputusan Kaesang, saya kira sudah dihitung. Sudah dikalkulasi, risiko-risikonya," ujar Jokowi, dikutip Kamis (13/8/2026).

        Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan basis elektoral kuat PDIP. Bahkan, provinsi tersebut kerap dijuluki sebagai "kandang banteng" karena dominasi partai tersebut dalam sejumlah pemilu.

        Dapil Jateng V sendiri memiliki karakter politik yang cukup berat bagi pendatang baru. Wilayah tersebut mencakup Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Kota Solo. Puan Maharani merupakan salah satu tokoh yang telah lama memiliki basis suara di daerah tersebut.

        Puan tercatat empat kali berhasil terpilih sebagai anggota dewan melalui dapil yang sama, yakni pada Pemilu 2009, 2014, 2019, dan 2024. Rekam jejak tersebut membuat Puan menjadi salah satu figur yang paling kuat secara elektoral di Jateng V.

        Sebelumnya, Kaesang sendiri telah menyampaikan pesan kepada para calon anggota legislatif yang akan bertarung di Dapil Jateng V. Ia meminta para caleg tidak semata-mata berebut suara, tetapi membangun koordinasi untuk mencegah konflik internal setelah pemilu.

        Baca Juga: 10 Tahun Diganggu, Ulama Bongkar Kezaliman Jokowi: Dakwah Kena Boikot, Mau Bangun Pesantren Direcoki

        "Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum. Tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah," kata Kaesang.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: