Kredit Foto: Uswah Hasanah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,13% pada perdagangan Kamis (13/8/2026). Pelemahan tersebut disertai aksi jual bersih investor asing atau net sell sekitar Rp1,39 triliun.
Sejumlah saham menjadi sasaran utama aksi jual asing, di antaranya PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Astra International Tbk (ASII).
Meski mengalami tekanan, IHSG dinilai masih memiliki peluang untuk mengalami rebound pada perdagangan hari ini, Jumat (14/8/2026).
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan peluang tersebut terbuka setelah IHSG kemarin mampu bertahan di area support kuat 6.300.
"Support IHSG berada di 6.250-6.300, sedangkan resistance berada di 6.420-6.450," kata Fanny dalam riset hariannya.
Di tengah peluang pemulihan IHSG, BNI Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham sebagai trading idea hari ini, yakni PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).
Untuk INTP, investor dapat melakukan speculative buy pada area Rp5.200-Rp5.250 dengan batas cut loss di bawah Rp5.200. Target terdekat berada di Rp5.350-Rp5.425.
ANTM direkomendasikan speculative buy pada kisaran Rp2.980-Rp3.000, dengan cut loss di bawah Rp2.970. Target harga terdekat berada di Rp3.090-Rp3.100.
Sementara itu, DSSA memiliki area speculative buy di Rp990 dengan cut loss di bawah Rp970. Target terdekat dipatok pada Rp1.020-Rp1.035.
Untuk CUAN, area speculative buy berada di Rp830-Rp840 dengan cut loss di bawah Rp815. Target terdekat berada di Rp850-Rp880.
TINS direkomendasikan speculative buy pada area Rp3.700-Rp3.720. Batas cut loss berada di bawah Rp3.660, sedangkan target terdekat di Rp3.770-Rp3.800.
Adapun ICBP memiliki area speculative buy Rp7.475-Rp7.550 dengan cut loss di bawah Rp7.450. Target terdekat berada di Rp7.600-Rp7.775.
Dia menambahkan, rekomendasi tersebut merupakan pandangan trading dan perlu disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: