Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Legislator Edi Purwanto: Pastikan Logistik Menjangkau Seluruh Wilayah Terdampak

        Legislator Edi Purwanto: Pastikan Logistik Menjangkau Seluruh Wilayah Terdampak Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Edi Purwanto meminta pemerintah memastikan pasokan dan distribusi logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berjalan cepat dan merata.

        Ia mengingatkan agar masyarakat di wilayah yang terisolasi akibat kerusakan jalan dan jembatan tidak sampai kekurangan kebutuhan dasar.

        Edi meminta pemerintah memastikan ketersediaan pangan, air bersih, obat-obatan, pakaian, serta kebutuhan khusus bagi bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas di seluruh lokasi pengungsian.

        "Kami Komisi V DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan khususnya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Saat ini semua pihak harus bersinergi mempercepat evakuasi sekaligus memastikan bantuan logistik segera sampai kepada seluruh masyarakat terdampak,” kata Edi.

        Gempa mengguncang wilayah Flores memiliki parameter pemutakhiran magnitudo 7,7. Pusat gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 15 kilometer.

        Berdasarkan pemutakhiran data BNPB sebanyak 53 orang meninggal dunia dan 135 orang mengalami luka-luka.

        Edi menegaskan distribusi bantuan harus disesuaikan dengan kebutuhan di setiap lokasi pengungsian. Ia mengingatkan agar bantuan tidak terkonsentrasi di satu titik, sementara warga di desa-desa yang sulit dijangkau belum mendapatkan bantuan.

        “Jangan sampai bantuan menumpuk di satu titik, sementara masyarakat di desa-desa yang sulit dijangkau belum mendapatkan apa yang mereka butuhkan. Jalur distribusi utama maupun alternatif harus segera dipastikan, termasuk dengan dukungan transportasi udara dan laut apabila akses darat belum dapat dilalui,” tegasnya.

        Selain penanganan darurat, Edi mendorong percepatan pendataan dan pemetaan kerusakan secara menyeluruh. Pendataan tersebut mencakup rumah warga, jalan, jembatan, pelabuhan, jaringan air bersih, fasilitas kesehatan, sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas publik lainnya.

        Menurut Edi, pendataan diperlukan sebagai dasar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi sekaligus untuk memastikan infrastruktur yang menjadi penopang aktivitas masyarakat segera dipulihkan.

        “Penanganan tidak boleh hanya berfokus pada rumah warga. Jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, jaringan air bersih, dan infrastruktur publik lainnya harus segera dipulihkan karena menjadi penopang aktivitas masyarakat sekaligus menentukan kelancaran distribusi bantuan,” ujarnya.

        Edi juga meminta kementerian dan lembaga terkait segera membuka akses menuju wilayah yang terputus serta menyiapkan langkah penanganan sementara agar proses evakuasi dan penyaluran logistik tidak terhambat.

        Di sisi lain, legislator dari Daerah Pemilihan Jambi itu mengapresiasi langkah BNPB, Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan unsur SAR dalam melakukan pencarian serta evakuasi korban. Helikopter, drone, dan KN SAR Puntadewa juga telah dikerahkan untuk mendukung operasi kemanusiaan di wilayah terdampak.

        “Setiap waktu sangat berarti. Pencarian korban, perawatan masyarakat yang terluka, pemenuhan kebutuhan pengungsi, dan pembukaan akses harus berjalan bersamaan. Pemerintah harus hadir secara cepat, terkoordinasi, dan memastikan tidak ada satu pun wilayah terdampak yang terabaikan,” pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: