Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Trump Kembali Ingin Temui Kim Jong Un, Pertemuan Ditargetkan November di China

        Trump Kembali Ingin Temui Kim Jong Un, Pertemuan Ditargetkan November di China Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan kembali berupaya membuka komunikasi langsung dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Trump disebut meminta secara pribadi agar pertemuan tersebut dapat berlangsung pada November mendatang.

        Wall Street Journal melaporkan permintaan itu disampaikan Trump kepada para ajudannya. Pertemuan diharapkan berlangsung saat Trump menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik atau APEC di Shenzhen, China.

        Pertemuan para pemimpin ekonomi APEC dijadwalkan berlangsung pada 18-19 November. Namun hingga kini belum ada rencana formal yang memastikan pertemuan Trump dan Kim akan terlaksana.

        Pihak Kim Jong Un juga belum memberikan respons terhadap permintaan tersebut. Kondisi itu membuat rencana pertemuan kedua pemimpin masih sebatas usulan dari pihak Trump.

        Trump sebelumnya sempat menyatakan bahwa Kim Jong Un telah merespons permintaannya untuk berdialog. Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Senin (17/8).

        "Kim Jong Un selalu memperlakukan saya dengan sangat terhormat, dan kami bertemu dalam banyak kesempatan, sebenarnya, dua kesempatan utama, berbicara dan menghabiskan waktu bersama. Saya memahaminya. Dia memahami saya," ujar Trump.

        Baca Juga: Belum Dijawab Korut, Trump Ingin 'Rayu' Kim Jong Un di KTT APEC China

        Keinginan Trump bertemu Kim muncul setelah dirinya meminta Pentagon mengurangi secara signifikan latihan militer gabungan Amerika Serikat dan Korea Selatan. Trump menilai Korea Selatan tidak membantu AS ketika menghadapi Iran.

        Trump juga menganggap latihan militer gabungan tersebut hanya membuang uang. Sikap itu sekaligus membuka ruang bagi kemungkinan pendekatan baru Washington terhadap Pyongyang.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: