Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Denny Indrayana Disebut Kerja Jadi Sopir Taksi Online di Australia, Kini Hadiah Sayembara Ijazah Capai Rp1,26 Miliar

        Denny Indrayana Disebut Kerja Jadi Sopir Taksi Online di Australia, Kini Hadiah Sayembara Ijazah Capai Rp1,26 Miliar Kredit Foto: Instagram/Denny Indrayana
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Polemik mengenai keberadaan Denny Indrayana di Australia kembali menjadi sorotan. Barisan Rekonsiliasi JKW07PS08 mempertanyakan pengakuan Denny yang disebut diangkat menjadi dosen dan guru besar di Australia, sementara pihak lain menyebutnya bekerja sebagai pengemudi taksi online.

        Tommy Ji dari Barisan Rekonsiliasi JKW07PS08 mengaku meragukan pengakuan tersebut. Ia mempertanyakan kemungkinan Denny bekerja sebagai dosen sekaligus menjadi pengemudi taksi online di Australia.

        "Saya meragukan pengakuan Denny Indrayana yang diangkat jadi dosen dan guru besar di Australia, mereka hanya percaya ia di Australia kerja sebagai sopir taxi online. Karena jika jadi dosen tidak mungkin pulang, karena gaji dosen di Australia sangat tinggi!” kata Tommy Ji.

        Sementara itu, Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar menilai keberadaan Denny Indrayana di Australia dan aktivitasnya sebagai pengemudi taksi online merupakan bentuk sikap yang menurutnya mencerminkan seorang pecundang dan pesakitan.

        Ia mengaitkan keberadaan Denny di Australia dengan status tersangka yang pernah disandangnya serta kekalahan dalam kontestasi politik di Indonesia.

        Di tengah polemik tersebut, Denny Indrayana baru-baru ini mengumumkan nilai hadiah sayembara terkait ijazah SMA/sederajat Gibran Rakabuming Raka telah mencapai Rp1.263.750.000.

        Denny juga menyampaikan bahwa kesempatan bagi masyarakat untuk ikut menyumbang dana sayembara tersebut masih terbuka.

        "Sekarang kesempatan menyumbang saya buka luas, bagaimana caranya? Kenapa dana tidak perlu ditransfer dan penyumbang dirahasiakan? Alasannya, saya jaga kerahasiaan nama, kemarin ada Forum Purnawirawan TNI yang menyumbang Rp100 juta, tapi saya minta agar ada kesediaan tanda tangan,” kata Denny.

        Nilai hadiah sayembara tersebut kini mencapai lebih dari Rp1,26 miliar. Denny menyatakan dana yang terkumpul akan digunakan dalam rangka sayembara yang berkaitan dengan pembuktian ijazah SMA/sederajat Gibran.

        Pernyataan mengenai aktivitas Denny di Australia dan kenaikan nilai hadiah sayembara tersebut menjadi bagian dari polemik yang berkembang di ruang publik terkait sosok mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: