Kredit Foto: Antara/Fauzan
Di Kabupaten Bogor, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut dugaan pemotongan upah pungut yang menyeret lingkungan Bapenda. KPK memastikan penyidikan dugaan pemotongan upah pungut di Bapenda Kabupaten Bogor masih berjalan.
Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik telah mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar yang diduga berkaitan dengan penerimaan dari hasil pemotongan upah pungut. Namun, uang tersebut belum membuat KPK menetapkan tersangka.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik masih membutuhkan kecukupan alat bukti untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab.
Penyidikan saat ini masih menggunakan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum. Keputusan tersebut diambil setelah pimpinan KPK menggelar ekspose perkara pada Kamis malam.
Perkara yang diusut berkaitan dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara yang bersumber dari pemotongan upah pungut di lingkungan Bapenda Kabupaten Bogor.
Sejumlah pihak, termasuk penyelenggara negara, telah dimintai keterangan. Meski demikian, KPK belum mengungkap identitas pihak-pihak yang diperiksa maupun materi pemeriksaan secara rinci.
Sementara itu, persoalan berbeda terjadi di Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat. Kebakaran terjadi di ruang arsip lantai 11 pada Jumat sore, (21/8/2026).
Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 17.10 WIB. Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta berhasil melokalisasi api pada pukul 17.25 WIB sehingga tidak menyebar ke bagian gedung lainnya.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dan 30 personel dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan penanganan dengan tahap pendinginan dan penguraian material yang terbakar.
Penanganan kebakaran juga menghadapi kendala teknis karena pompa air gedung tidak berfungsi saat proses pemadaman berlangsung.
Kebakaran terbaru tersebut menjadi perhatian karena Gedung Bapenda DKI Jakarta sebelumnya juga mengalami kebakaran pada 7 Agustus 2026. Dalam kejadian sebelumnya, area lantai 11 hingga lantai 16 terbakar.
Pihak terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran terbaru.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat