Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Buana Finance Raih Fasilitas Kredit Rp100 Miliar dari Bank Victoria, Buat Apa?

        Buana Finance Raih Fasilitas Kredit Rp100 Miliar dari Bank Victoria, Buat Apa? Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Buana Finance Tbk (BBLD) mendapatkan fasilitas kredit senilai Rp100 miliar dari PT Bank Victoria International Tbk (BVIC). Fasilitas tersebut telah disepakati dan ditandatangani pada Jumat (21/8/2026).

        Fasilitas kredit tersebut berupa fixed loan dengan jangka waktu 48 bulan. Pinjaman dijamin menggunakan piutang milik perseroan.

        Corporate Secretary Buana Finance, Ahmad Khaetami, mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja, khususnya penyaluran kredit consumer finance.

        Menurutnya, fasilitas pinjaman tersebut tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha maupun kondisi keuangan perseroan. Buana Finance juga memastikan operasional perusahaan tetap berjalan normal.

        “Pinjaman itu untuk modal kerja yaitu pemberian kredit consumer finance,” ujar Ahmad dalam keterbukaan informasi BEI, seperti diberitakan Minggu (23/8/2026).

        Ia menambahkan, fasilitas kredit tersebut juga tidak berdampak terhadap aspek hukum maupun keberlangsungan usaha perseroan.

        Baca Juga: Bisnis Alat Berat Tertekan, Pembiayaan Multifinance Kontraksi 0,22%

        Baca Juga: Pembiayaan Baru Rp10,7 Triliun, Laba BFI Finance Tumbuh 8,7%

        Kinerja Bisnis Semester I

        Hingga semester I-2026, pendapatan Buana Finance mencapai Rp458,83 miliar, meningkat tipis dibandingkan Rp438,70 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, kenaikan pendapatan tersebut diikuti dengan peningkatan beban perusahaan yang lebih besar. Total beban naik dari Rp420,78 miliar menjadi Rp453,77 miliar.

        Kondisi tersebut menekan kinerja laba. Laba bersih Buana Finance turun menjadi Rp3,66 miliar, dari sebelumnya Rp13,78 miliar pada semester I-2025.

        Sejalan dengan penurunan laba, laba per saham dasar perseroan juga menyusut menjadi Rp2,22, dibandingkan Rp8,38 pada periode yang sama tahun lalu.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: