Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Samakan Era 1998, Relawan Jokowi Diajak Bersiap Jika Ada Pemilu Dadakan?

        Samakan Era 1998, Relawan Jokowi Diajak Bersiap Jika Ada Pemilu Dadakan? Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Rekaman video Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi saat menghadiri pertemuan bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) viral di media sosial.

        Video tersebut merekam pernyataan Budi Arie dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026. Pertemuan itu digelar sebagai ajang silaturahmi dalam rangka peringatan bulan kemerdekaan sekaligus ruang bertukar pandangan mengenai situasi kebangsaan.

        Dalam pertemuan tersebut, Budi Arie membahas kemungkinan terjadinya percepatan agenda Pemilu sebelum 2029. Ia menyampaikan bahwa dirinya melihat adanya kemungkinan situasi politik berkembang lebih cepat dari perkiraan.

        Budi Arie kemudian meminta peserta pertemuan mempertimbangkan skenario tersebut. Para peserta merespons secara spontan dengan menyatakan kesiapan apabila terjadi percepatan.

        Dalam rekaman itu, Budi Arie tampak duduk berdampingan dengan Jokowi. Setelah menyampaikan pandangannya, ia beberapa kali menoleh ke arah mantan presiden tersebut.

        Budi Arie kemudian mengaitkan pandangannya dengan kondisi sosial dan politik saat ini. Ia menilai situasi yang berlangsung berada dalam kondisi yang tidak normal. Ia juga menyinggung sejumlah aksi demonstrasi serta situasi yang menurutnya memiliki kemiripan dengan dinamika politik menjelang perubahan besar pada 1998.

        Menurut Budi Arie, masyarakat tidak cukup hanya memikirkan skenario politik yang berjalan sesuai tahapan konvensional. Ia mendorong adanya pemikiran mengenai kemungkinan terjadinya perubahan di luar skenario yang telah diperkirakan.

        Ia kemudian merujuk pada perubahan jadwal Pemilu pada masa lalu. Menurut Budi Arie, Pemilu yang semula berlangsung pada 1997 kemudian dilaksanakan kembali pada 1999. Peristiwa tersebut dijadikan contoh mengenai kemungkinan terjadinya perubahan dalam perjalanan politik nasional.

        Budi Arie juga menilai keresahan masyarakat dan kondisi ekonomi saat ini perlu menjadi perhatian. Dari kondisi tersebut, ia melihat adanya kemungkinan agenda politik berlangsung lebih cepat dari perkiraan.

        Baca Juga: Budi Arie Bahas Pemilu 2029 dengan Jokowi, Ini Kata PSI

        Karena itu, Budi Arie mengajak peserta pertemuan tidak hanya memusatkan perhatian pada Pemilu 2029. Ia meminta adanya alternatif pemikiran untuk menghadapi kemungkinan apabila terjadi percepatan agenda politik nasional.

        Pernyataan tersebut kemudian menjadi sorotan setelah rekamannya beredar luas di media sosial. Perhatian publik terutama tertuju pada pembahasan mengenai kemungkinan Pemilu berlangsung lebih cepat dari 2029 serta posisi Jokowi yang berada di samping Budi Arie ketika pernyataan tersebut disampaikan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: