Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Spanduk 'Banten Menolak' Muncul Jelang Rencana Kedatangan Jokowi, Ini Kata PSI

        Spanduk 'Banten Menolak' Muncul Jelang Rencana Kedatangan Jokowi, Ini Kata PSI Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sejumlah spanduk berisi penolakan terhadap rencana kedatangan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) muncul di sejumlah titik di Kabupaten Tangerang, Banten. Spanduk tersebut terlihat di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang hingga Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa.

        Salah satu spanduk terpasang di Jalan Raya Pemda Tigaraksa, tepat di depan gerbang Puspemkab Tangerang. Spanduk lainnya terlihat di tepi Jalan Raya Serang, Kecamatan Cikupa.

        Spanduk tersebut memuat foto Jokowi dengan simbol larangan. Salah satu tulisan yang terpampang berbunyi, "Banten menolak safari politik Jokowi yang berkedok safari budaya."

        Sejumlah nama organisasi juga tercantum pada bagian atas spanduk. Di antaranya Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR) Banten, Forum Purnawirawan Prajurit (FPP) TNI, Koalisi Rakyat Banten, dan Tim Pemburu Ijazah Palsu.

        Juru parkir di Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Marko Andrian, mengatakan spanduk tersebut sudah terpasang selama beberapa hari. Ia mengaku tidak mengetahui pihak yang memasang spanduk tersebut.

        "Empat hari yang lalu udah ada spanduk ini. Tapi saya enggak tahu prosesnya sama siapa yang masang, tahu-tahu pas saya markir, spanduk udah ada," kata Marko, Selasa (25/8/2026).

        Sekretaris DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten Andreas Arie menilai kemunculan spanduk penolakan merupakan bagian dari dinamika politik. Ia mengatakan masyarakat memiliki kebebasan untuk menyampaikan pendapat.

        "Kalau dari kami sebenarnya ya ini hal yang wajar saja sih. Biasalah dalam dinamika politik ya ada aksi-aksi seperti ini. Kita menghargai kebebasan berpendapat, menghargai pendapat atau pandangan dari sekelompok masyarakat," ujar Andreas.

        Andreas membenarkan adanya rencana kunjungan Jokowi ke Banten. Namun, ia belum dapat memastikan kapan kunjungan tersebut akan berlangsung.

        Ia juga membantah anggapan bahwa kunjungan Jokowi berkaitan dengan safari politik menuju Pemilu 2029. Menurutnya, agenda tersebut merupakan bagian dari safari budaya.

        "Jadi memang Safari Budaya ini kan salah satu bentuk penghargaan atau salah satu bentuk penghormatan kunjungan tersebut. Kita akan mengapresiasi di tiap daerah itu ada budaya-budaya yang ada," jelasnya.

        Baca Juga: Tak Masalah Bagi Jokowi Jika PSI Gagal Masuk Senayan 2029

        Andreas mengaku tidak ingin berspekulasi mengenai pihak yang memasang spanduk penolakan tersebut. Ia juga meminta kader dan simpatisan PSI tidak terpancing menghadapi munculnya spanduk tersebut.

        "Kami tidak bisa menduga seperti apa yang disampaikan tadi. Tapi bagi kami, kami pun juga di internal telah meminta kepada seluruh kader, simpatisan, pengurus untuk tetap tenang dan tidak terpancing menghadapi spanduk-spanduk penolakan ini," tegasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: