Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jawa Timur Sumbang 9,1 Persen Penjualan Mobil Nasional

        Jawa Timur Sumbang 9,1 Persen Penjualan Mobil Nasional Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Surabaya -

        Jawa Timur masih menjadi salah satu pasar penting bagi industri otomotif nasional. Kontribusinya terhadap penjualan kendaraan menempatkan provinsi tersebut di urutan ketiga secara nasional.

        Posisi itu kembali terlihat dalam penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026 yang berlangsung di Grand City Convex Surabaya pada 26-30 Agustus 2026.

        Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika mengatakan, berdasarkan data penjualan hingga April 2026, Jawa Timur menyumbang 9,1 persen terhadap penjualan mobil nasional.

        “Daya beli dan minat masyarakat di wilayah ini juga tercermin dari populasi kendaraan roda empat yang sangat besar,” kata Putu di Surabaya, dikutip Jumat (28/8/2026).

        Ia mengacu pada data Badan Pusat Statistik per 23 Februari 2026 yang mencatat Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah mobil penumpang terbanyak di Indonesia. Populasinya mencapai 5,58 juta unit.

        Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza juga melihat Jawa Timur sebagai salah satu penopang utama pasar otomotif Indonesia. Menurut dia, kontribusi Jawa Timur berada di bawah DKI Jakarta yang mencapai sekitar 32–35 persen dan Jawa Barat sekitar 16–18 persen.

        Sebagai gambaran, penjualan kendaraan di Jawa Timur pada 2024 tercatat sekitar 83.900 unit. Angka tersebut merupakan bagian dari total penjualan kendaraan nasional yang mencapai 865.723 unit.

        Pada 2025, ketika penjualan kendaraan nasional berada di kisaran 803.000–840.000 unit, pangsa Jawa Timur sekitar 9,1–9,5 persen. Dengan porsi tersebut, penjualan di wilayah ini diperkirakan berada di kisaran 73.000–79.000 unit.

        37 Merek Ramaikan GIIAS Surabaya

        Besarnya potensi pasar Jawa Timur turut tercermin dari skala GIIAS Surabaya tahun ini. Pameran otomotif tersebut menggunakan area sekitar 15.000 meter persegi dan diikuti 37 merek kendaraan bermotor.

        Dari jumlah tersebut, 26 merupakan merek kendaraan penumpang, yakni BAIC, BYD Group, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, GWM, Honda, Hyundai, iCAR, Jaecoo, JEEP, JETOUR, KIA, Leapmotor, Lepas, Mazda, Mitsubishi Motors, Polytron, Suzuki, Toyota, VinFast, Wuling, dan X-PENG.

        Baca Juga: Harga Mobil BYD Agustus 2026: Ada yang Naik Rp12 Juta

        Baca Juga: Soal Usulan Tarif Parkir Mobil Rp60.000 per Jam di Jakarta, Ini Kata Pramono Anung

        Baca Juga: Pajak Mobil Malaysia vs Indonesia: Sama-sama Bayar Tahunan, Cara Hitungnya Ternyata Beda

        Sektor kendaraan komersial diwakili Foton. Sementara dari segmen roda dua, terdapat 10 merek yang ikut ambil bagian, yakni Aprilia, Kuprum, Moto Guzzi, Piaggio, Polytron, QJ Motor, Royal Enfield, Scomadi, Triumph, dan Vespa.

        Selain kendaraan, GIIAS Surabaya 2026 juga melibatkan 25 merek dari industri pendukung otomotif.

        GIIAS Surabaya 2026 resmi dibuka oleh Faisol Riza pada Rabu (26/8/2026). Gelaran di Surabaya ini menjadi kelanjutan rangkaian GIIAS 2026 setelah sebelumnya berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: