Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        GRIB Jaya: Pola PKI Sedang Dimainkan, Gebuk Dikit Dibilang Melanggar HAM! Kita Akan Melawan Mereka, Siap?!

        GRIB Jaya: Pola PKI Sedang Dimainkan, Gebuk Dikit Dibilang Melanggar HAM! Kita Akan Melawan Mereka, Siap?! Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sekretaris Jenderal DPP GRIB Jaya, Zulfikar, akhirnya angkat bicara merespons isu viral di media sosial yang menuding organisasinya terlibat dalam tewasnya warga saat demonstrasi berujung ricuh di Jakarta pada 27 Agustus 2026 lalu.

        Dalam pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II DPD GRIB Jaya Jawa Barat di Kabupaten Sukabumi, Sabtu (29/8/2026), Zulfikar dengan lantang membantah narasi liar tersebut.

        Ia menegaskan bahwa kehadiran anggota GRIB Jaya di lokasi murni sebagai Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa) untuk membantu aparat saat situasi mulai tak terkendali.

        Di hadapan ratusan kadernya, Zulfikar meluruskan tuduhan pembunuhan yang diarahkan kepada ormasnya. Ia menyatakan bahwa informasi yang menyebutkan korban tewas akibat dipukuli anggota GRIB Jaya adalah framing yang menyesatkan.

        "Hari ini ada yang memainkan narasi agar memusuhi GRIB, katanya ada yang meninggal dipukulin. Itu bukan GRIB yang pukulin, itu pendemo yang mukulin. Korban yang meninggal itu berada di tempat berbeda dengan lokasi Pam Swakarsa," tegas Zulfikar.

        Ia mengingatkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum memiliki aturan, termasuk batas waktu hingga pukul 18.00 WIB.

        Menurutnya, massa aksi yang murni berdemonstrasi sudah selesai dan pulang. Namun, kelompok yang bertahan hingga tengah malam dan merusak fasilitas umum adalah murni perusuh.

        Lebih lanjut, Zulfikar membongkar kejanggalan dari kelompok massa malam itu. Ia menyebut para perusuh telah mempersiapkan serangan secara matang, terbukti dari batu yang digunakan untuk menyerang anggota GRIB Jaya dan aparat.

        "Kita dilempari batu, itu batu cetakan dari semen, modelnya semua sama. Itu bukan batu alami di jalanan, tapi batu yang sudah dikondisikan. Mereka memainkan ini di tengah malam, ini pola-pola PKI! Orang yang merusuh itu gerombolan PKI," kecamnya.

        Menutup pernyataannya, Sekjen GRIB Jaya memberikan instruksi tegas kepada seluruh anggotanya agar tidak gentar menghadapi propaganda dan hasutan di media sosial.

        Ia menegaskan bahwa GRIB Jaya selalu mendukung penyampaian aspirasi yang damai dan sesuai koridor hukum, namun tidak akan menoleransi aksi anarkis.

        "Teman-teman jangan khawatir, kita di posisi yang benar. Kalau mereka mulai duluan, kita juga punya hak sebagai rakyat. Jika aparat keamanan tidak tegas (karena) nanti digebuk dikit katanya HAM, kita GRIB Jaya akan melawan mereka! Siap?" seru Zulfikar yang disambut gemuruh kesiapan dari para peserta Rakerda.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: