- Home
- /
- EkBis
- /
- Infrastruktur
Waskita Karya Perkuat Transformasi Digital, Jadi BUMN Karya Pertama Terapkan Pembayaran Berstandar SNAP
Kredit Foto: Dokumen: Waskita Karya
PT Waskita Karya (Persero) Tbk memperkuat transformasi digital perusahaan melalui penerapan sistem Host to Host (H2H) pembayaran terintegrasi. Sistem tersebut memanfaatkan layanan Application Programming Interface (API) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang telah memenuhi standar National Standard Open API (SNAP).
Melalui penerapan tersebut, Waskita Karya menjadi perusahaan konstruksi pertama yang mendapatkan sertifikasi SNAP. Langkah ini dinilai dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat tata kelola proses pembayaran di lingkungan perusahaan.
Sistem H2H memungkinkan sistem internal Waskita terhubung secara langsung dengan sistem perbankan atau lembaga keuangan. Koneksi tersebut berlangsung secara real time sehingga proses pembayaran dapat dilakukan secara otomatis, terintegrasi, transparan, dan akuntabel.
Direktur Keuangan Waskita Karya, Wiwi Suprihatno, mengatakan penerapan H2H menjadi salah satu bentuk nyata transformasi digital yang dilakukan perseroan. Menurutnya, sistem tersebut juga memperkuat sentralisasi proses pembayaran di Waskita.
“Hal ini sejalan dengan transformasi Waskita yang mengacu pada delapan stream. Salah satunya transformasi bisnis dalam rangka penguatan tata kelola dana demi mewujudkan Good Corporate Governance (GCG),” ujar Wiwi dalam keterangan resmi, Selasa (1/9/2026).
Dengan sistem pembayaran digital tersebut, proses pengajuan pembayaran oleh tim proyek tidak lagi membutuhkan dokumen tagihan fisik. Seluruh proses dilakukan secara digital melalui aplikasi SAP.
Baca Juga: Rayakan HUT RI ke-81, Gedung FIB UGM Garapan Waskita Karya Diresmikan
Selain memudahkan proses administrasi, tim proyek juga dapat memantau alur pengajuan pembayaran secara langsung kapan pun dan di mana pun. Mitra kerja Waskita turut mendapatkan kemudahan karena dapat memperoleh informasi mengenai status pembayaran tagihan secara real time.
Wiwi menilai implementasi H2H memberikan dampak positif terhadap pengelolaan arus kas perusahaan. Penerapan tersebut juga disebut sejalan dengan prioritas dan strategi Waskita Karya dalam memperkuat digitalisasi operasional.
“Penerapan H2H berdampak positif terhadap pengelolaan arus kas serta sejalan dengan prioritas dan strategi Perseroan. Ke depannya Waskita Karya akan melakukan digitalisasi menyeluruh terhadap sistem operasional perusahaan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wiwi juga mengapresiasi dukungan BNI dalam memperkuat ekosistem digital Waskita. Menurutnya, kolaborasi antar-BUMN tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua perusahaan sekaligus mendukung pengembangan sistem pembayaran nasional.
“Pemanfaatan layanan API BNI merupakan wujud kolaborasi BUMN yang bertujuan memudahkan masyarakat sekaligus mendorong sistem pembayaran nasional. Diharapkan kerja sama yang terjalin dapat terus berjalan dan mewujudkan digitalisasi berkelanjutan,” kata Wiwi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait: