Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Banyak Peluang Terbuang, Nova Arianto Ungkap Alasan Timnas U-20 Indonesia Gagal Menang atas Malaysia

        Banyak Peluang Terbuang, Nova Arianto Ungkap Alasan Timnas U-20 Indonesia Gagal Menang atas Malaysia Kredit Foto: Timnas Indonesia
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Timnas Indonesia U-20 harus puas membawa pulang satu poin dari laga perdana Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 setelah ditahan Malaysia tanpa gol. Garuda Muda sebenarnya memiliki sejumlah peluang, tetapi buruknya penyelesaian akhir membuat kesempatan meraih kemenangan terbuang begitu saja.

        Pertandingan yang berlangsung di New Laos National Stadium, Vientiane, Senin (31/8/2026), berakhir dengan skor 0-0. Hasil tersebut tentu mengecewakan karena Indonesia sempat mendapatkan momentum untuk memberikan tekanan kepada Malaysia.

        Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto mengakui anak asuhnya memang memiliki peluang untuk mencetak gol. Namun, kesempatan tersebut tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain.

        Nova mengatakan persoalan finishing menjadi salah satu evaluasi utama setelah pertandingan melawan Malaysia. Selain itu, ia juga menyoroti fokus pemain yang belum sepenuhnya terjaga sejak awal pertandingan.

        "Evaluasi pastinya dari fokus dan finishing pemain agar di pertandingan selanjutnya mereka bisa tampil lebih baik," kata Nova Arianto, Selasa (1/9).

        Menurut Nova, para pemain sempat mengalami ketegangan ketika pertandingan baru dimulai. Situasi tersebut membuat permainan Indonesia belum langsung berkembang sesuai dengan rencana yang telah disiapkan.

        Setelah mampu melewati fase tersebut, Garuda Muda mulai menemukan ritme permainan. Indonesia kemudian berhasil memegang momentum dan menciptakan beberapa peluang untuk membuka keunggulan.

        Masalahnya, peluang-peluang tersebut tidak berakhir menjadi gol. Para pemain gagal melakukan penyelesaian akhir secara maksimal sehingga dominasi dan momentum yang sudah didapat tidak menghasilkan tiga poin.

        "Karena mungkin di awal kami ada ketegangan tetapi setelah itu kami bisa memegang momentum dan banyak peluang yang kami sia-siakan," ujar Nova.

        Nova mengakui situasi tersebut menjadi bagian dari sepak bola. Peluang yang terlihat mudah dari luar tidak selalu bisa diselesaikan dengan baik ketika pemain berada dalam tekanan pertandingan.

        "Tapi itulah seni sepak bola, terkadang yang mudah bisa kelihatan sulit untuk mencetak gol," tutur Nova.

        Hasil imbang tersebut membuat Nova tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai Indonesia seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik pada pertandingan pertama Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

        "Yang pertama pasti kami sangat kecewa, kami gagal menang di pertandingan kemarin," katanya.

        Meski kecewa, Nova tidak ingin hasil tersebut membuat Garuda Muda kehilangan fokus. Laga melawan Malaysia akan dijadikan bahan evaluasi agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi pada pertandingan berikutnya.

        Nova juga menegaskan bahwa target Timnas Indonesia U-20 tidak hanya dilihat dari hasil pertandingan. Ia ingin para pemain terus mengalami perkembangan selama menjalani proses bersama Garuda Muda.

        Baca Juga: Shin Tae-yong Bongkar Perubahan Sepak Bola Indonesia Setelah 5 Tahun Tangani Timnas

        "Selain itu saya juga melihat soal target yang memang menjadi tujuan, tapi bagaimana harapannya pemain bisa terus berkembang dengan proses yang mereka jalani," tuturnya.

        Kini, Timnas Indonesia U-20 harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya. Laos sudah menunggu dan akan menjadi lawan Garuda Muda pada laga kedua Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

        Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Nasional Laos, Vientiane, Kamis (3/9/2026). Laga ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperbaiki penyelesaian akhir sekaligus mengubah peluang yang terbuang menjadi kemenangan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: