FIFA ASEAN Cup 2026 Pakai Sistem Dua Divisi, Ini Alasan Indonesia Masuk Premier Division
Kredit Foto: Instagram/timnasindonesia
Format baru FIFA ASEAN Cup 2026 mulai terungkap setelah hasil undian resmi diumumkan. Turnamen yang berada dalam kalender FIFA Matchday itu akan menggunakan sistem dua divisi sebagai upaya menjaga kualitas persaingan antarpeserta.
Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) menjelaskan bahwa seluruh peserta dibagi ke dalam Premier Division (Divisi 1) dan Challenge Division (Divisi 2). Pembagian tersebut dilakukan agar tim dengan kekuatan yang relatif seimbang saling berhadapan sepanjang turnamen.
"Pembagian dua divisi dilakukan untuk menjaga level kompetitif dengan menempatkan tim-tim yang setara untuk saling berhadapan satu sama lain," tulis VFF dalam keterangan resminya.
VFF juga menegaskan bahwa sistem tersebut dirancang untuk menghadirkan promosi dan degradasi pada edisi-edisi berikutnya. Dengan begitu, setiap negara memiliki motivasi untuk mempertahankan posisi ataupun naik kasta.
"Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi tim untuk mempertahankan posisinya atau meraih promosi (dari Divisi 2 ke Divisi 1) untuk edisi selanjutnya," lanjut VFF.
Turnamen ini akan diikuti 14 negara yang dibagi ke dalam dua kasta. Premier Division dihuni delapan tim yang terbagi menjadi dua grup berisi empat peserta, sedangkan Challenge Division diikuti enam negara yang terbagi ke dalam dua grup masing-masing berisi tiga tim.
Selain negara-negara Asia Tenggara, FIFA ASEAN Cup 2026 juga menghadirkan tiga peserta undangan dari luar kawasan, yakni India, Pakistan, dan Hong Kong. Kehadiran mereka menjadi salah satu pembeda dibanding kompetisi regional sebelumnya.
Menurut VFF, seluruh pertandingan akan berlangsung pada periode FIFA Matchday, yakni 24 September hingga 3 Oktober 2026. Jadwal tersebut memungkinkan setiap negara menurunkan pemain terbaiknya, termasuk yang berkarier di luar negeri.
"Turnamen ini akan digelar di periode FIFA Matchday pada 24 September hingga 3 Oktober, sehingga memungkinkan bagi tim menurunkan tim terkuatnya, termasuk pemain dari luar negeri," tulis VFF.
Federasi Vietnam juga menyebut hasil pertandingan akan memengaruhi perolehan poin ranking FIFA karena seluruh laga masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday.
Sementara itu, Indonesia dipastikan menjadi tuan rumah Premier Division sekaligus menghuni Grup A. Tim Merah Putih akan bersaing menghadapi Malaysia, Singapura, dan India pada fase grup.
Di Grup B Premier Division, Vietnam akan berhadapan dengan Thailand, Filipina, dan Pakistan. Persaingan di kasta tertinggi diprediksi berlangsung ketat karena mempertemukan negara-negara dengan peringkat terbaik di kawasan.
Adapun Challenge Division akan digelar di Hong Kong sebagai tuan rumah. Grup A dihuni Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup B diisi Kamboja, Laos, dan Timor Leste.
VFF menambahkan FIFA masih akan mengumumkan jadwal pertandingan secara rinci beserta regulasi resmi turnamen dalam waktu dekat. Setelah itu, seluruh federasi peserta akan memasuki tahap pendaftaran sesuai ketentuan FIFA.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: