Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        175 KK di Bandung Barat Rasakan Listrik Gratis dari Proyek PLTA Upper Cisokan

        175 KK di Bandung Barat Rasakan Listrik Gratis dari Proyek PLTA Upper Cisokan Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Bandung Barat -

        Sebanyak 175 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Bandung Barat kini menikmati akses listrik secara mandiri setelah mendapatkan sambungan listrik gratis dari PT PLN (Persero). Program ini menjadi salah satu manfaat langsung pembangunan PLTA Upper Cisokan Pumped Storage (UCPS) bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan proyek

        Penyambungan listrik tersebut dilaksanakan PLN melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Program menyasar masyarakat yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik, khususnya di wilayah sekitar proyek PLTA Upper Cisokan.

        Sebanyak 175 KK penerima manfaat tersebar di lima desa. Rinciannya meliputi Desa Sarinagen dan Desa Karangsari di Kecamatan Cipongkor, serta Desa Cibitung, Desa Cicadas, dan Desa Bojongsalam di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat.

        Program tersebut telah dilaksanakan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, PLN menyambungkan listrik kepada 85 KK di Kecamatan Cipongkor. Selanjutnya, tahap kedua mencakup 90 KK sehingga total penerima manfaat mencapai 175 KK.

        General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, mengatakan perluasan akses listrik merupakan bagian penting dari pembangunan infrastruktur energi karena listrik tidak hanya berkaitan dengan penerangan, tetapi juga mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

        “PLN sangat mendukung penuh program Bapak Gubernur Jawa Barat untuk memastikan semakin banyak masyarakat dapat menikmati listrik secara mandiri. Apa yang kita lakukan hari ini adalah wujud negara hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kemerdekaan akan energi listrik. Ini bukan hanya tentang menyalakan lampu, tetapi tentang menyalakan harapan dan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk berkembang,” ujar Kishartanto, Selasa (1/9/2026)

        Menurutnya, keberadaan PLTA Upper Cisokan tidak hanya diarahkan untuk memberikan manfaat melalui penguatan sistem kelistrikan dalam jangka panjang. Masyarakat di sekitar wilayah pembangunan juga diupayakan memperoleh manfaat sejak proyek tersebut masih dalam tahap pembangunan.

        “PLTA Upper Cisokan merupakan proyek strategis yang manfaatnya akan dirasakan dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan. Namun, di saat yang sama, kami ingin masyarakat yang berada di sekitar wilayah pembangunan juga menjadi bagian dari penerima manfaat. Karena itu, kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menjadi sangat penting,” jelasnya.

        PLTA Upper Cisokan Pumped Storage merupakan proyek pembangkit dengan teknologi pumped storage berkapasitas 1.040 megawatt (MW). Proyek ini diproyeksikan memperkuat keandalan sistem kelistrikan Jawa-Bali sekaligus mendukung integrasi energi baru terbarukan dalam sistem ketenagalistrikan nasional.

        Bagi masyarakat sekitar, manfaat pembangunan proyek tidak hanya terlihat dari sisi kelistrikan. PLN juga bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menghadirkan dukungan terhadap konektivitas wilayah melalui pembangunan dan peningkatan sejumlah infrastruktur jalan serta jembatan.

        Adapun, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 1 (UPP JBT 1), Nugroho Budi Sulaksono, mengatakan penyambungan listrik tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan aktivitas sehari-hari.

        “Program listrik gratis menjangkau saudara-saudara kita di Desa Sarinagen, Desa Karangsari Kecamatan Cipongkor, serta Desa Cibitung, Desa Cicadas dan Desa Bojong Salam Kecamatan Rongga. Jadi ini sudah berjalan di dua tahap. Tahap pertama, kita ada di Kecamatan Cipongkor sebanyak 85 KK, tahap kedua ada 90 KK, sehingga secara keseluruhan bantuan telah disalurkan kepada 175 KK,” kata Budi.

        Selain akses listrik, PLN menyerahkan dan meresmikan dukungan infrastruktur berupa lima ruas jalan dan satu jembatan di sekitar wilayah proyek. Infrastruktur tersebut mencakup Ruas Jalan Cicalengka–Cikawung sepanjang 2,1 kilometer, Ruas Jalan Cicadas–Cimahpar sepanjang 1,6 kilometer, serta Ruas Jalan Cibaros–Gununghejo lanjutan sepanjang 2 kilometer.

        Kemudian terdapat Ruas Jalan Cibuluh–Nyomplong–Gununghejo sepanjang 3,5 kilometer, Ruas Jalan menuju Kampung Cangkuang di Bojongsalam sepanjang 2 kilometer, serta Jembatan Leuwijengkol di Desa Cibedug.

        Peningkatan konektivitas tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kawasan sekitar proyek. Infrastruktur jalan yang lebih baik juga menjadi faktor penting dalam memperkuat akses masyarakat menuju fasilitas publik dan pusat kegiatan ekonomi.

        Sementara itu Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail mengapresiasi kontribusi PLN terhadap masyarakat sekitar proyek, baik melalui sambungan listrik gratis maupun pembangunan infrastruktur.

        “Kami mengapresiasi, kami ucapkan terima kasih atas upaya dan perhatian untuk memberikan bantuan infrastruktur, kemudian TJSL dan penyambungan listrik gratis ini,” ujar Asep.

        Menurut Asep, pembangunan PLTA Upper Cisokan diharapkan memberikan efek ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Bandung Barat. Salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja lokal selama proyek berlangsung.

        “Saya juga mengucapkan terima kasih terkait penyerapan tenaga kerja. Hal ini saya mohonkan juga supaya yang bekerja berasal dari wilayah sekitar. Tidak ada hal yang sulit ketika semua pihak berkomitmen untuk berkolaborasi. Insya Allah akan maksimal hasilnya,” katanya.

        PLN juga menghadirkan dukungan sarana air bersih melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk masyarakat di sekitar wilayah pembangunan.

        Rangkaian program tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur energi dapat memberikan dampak yang lebih luas dari sekadar penambahan kapasitas pembangkit. Akses listrik, konektivitas transportasi, sarana dasar, dan peluang ekonomi menjadi bagian dari manfaat yang mulai dirasakan masyarakat di sekitar PLTA Upper Cisokan.

        Dengan kapasitas 1.040 MW, PLTA Upper Cisokan memiliki posisi strategis dalam penguatan sistem kelistrikan sekaligus mendukung peningkatan pemanfaatan energi bersih. Di tingkat lokal, proyek tersebut juga diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi dan meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah Bandung Barat.

        PLN berkomitmen melanjutkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat agar pembangunan PLTA Upper Cisokan memberikan manfaat yang inklusif dan berkelanjutan, baik bagi sistem energi nasional maupun masyarakat yang berada di sekitar kawasan proyek.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Saepulloh
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: