Job Fair Inklusif PLN Hadirkan 17 Perusahaan, Buka Peluang Kerja ke Jepang bagi Penyandang Disabilitas
Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
BANDUNG BARAT – Peluang bekerja di luar negeri semakin terbuka bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat, termasuk penyandang disabilitas.
Sebanyak 17 perusahaan hadir dalam Job Fair Inklusif Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri yang membuka akses informasi lowongan kerja hingga kesempatan bekerja di Jepang.
Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Ketenagakerjaan bekerja sama dengan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 1 (UPP JBT 1) dan PLN Enjiniring.
Mengusung semangat “Kolaborasi untuk Kesempatan Kerja yang Lebih Luas dan Setara”, job fair tersebut mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan serta mitra penempatan tenaga kerja secara langsung. Langkah ini sekaligus diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi pekerjaan yang legal dan terverifikasi.
Selain menyediakan lowongan pekerjaan di dalam negeri, sejumlah perusahaan mitra penempatan juga menawarkan informasi bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), termasuk peluang bekerja di Jepang.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung Barat, Yoppie Indrawan Iskandar, mengatakan job fair menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk mempertemukan kebutuhan pencari kerja dengan dunia usaha.
Menurutnya, akses terhadap informasi lowongan kerja menjadi faktor penting agar masyarakat dapat mengambil peluang pekerjaan secara aman, legal, dan sesuai kompetensi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka akses kesempatan kerja yang lebih luas dan inklusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Kami juga memberikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan yang setara untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kompetensi dan kemampuannya,” ujar Yoppie, Minggu (29/8/2026).
Ia menilai kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan mitra penempatan kerja diperlukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses pekerjaan sekaligus memberikan pilihan yang lebih beragam bagi pencari kerja.
Kehadiran 17 perusahaan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan, terutama bagi generasi muda dan penyandang disabilitas yang tengah memasuki atau kembali ke pasar kerja.
Sementara itu, Manager PLN UPP JBT 1 Nugroho Budi Sulaksono mengatakan dukungan PLN terhadap kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek PLTA Upper Cisokan Pumped Storage (UCPS).
Menurut Budi, keberadaan proyek infrastruktur kelistrikan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan akses masyarakat terhadap peluang ekonomi dan ketenagakerjaan.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar wilayah proyek PLTA Upper Cisokan Pumped Storage. Job fair ini menjadi salah satu bentuk dukungan kami dalam membuka akses informasi dan kesempatan kerja yang lebih luas, inklusif, dan setara,” jelas Budi.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas masyarakat di sekitar proyek menjadi bagian penting agar pembangunan infrastruktur memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN mendorong berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat yang diarahkan pada peningkatan kemandirian serta akses terhadap peluang ekonomi.
Baca Juga: Buka Lapangan Kerja bagi Masyarakat, Job Fair PLN Libatkan 39 Perusahaan
Job Fair Inklusif Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri turut dihadiri perwakilan berbagai instansi, pelajar, pencari kerja, penyandang disabilitas, dan masyarakat umum.
Peserta dapat memperoleh informasi langsung melalui sejumlah stan yang tersedia. Layanan tersebut mencakup Pusat Informasi Kerja, rekrutmen CPMI untuk penempatan ke Jepang, hingga informasi lowongan dari perusahaan dalam negeri.
Kehadiran kesempatan kerja luar negeri menjadi salah satu daya tarik kegiatan tersebut karena memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin memasuki pasar kerja internasional melalui jalur penempatan yang resmi.
Antusiasme masyarakat juga menunjukkan masih tingginya kebutuhan terhadap informasi lowongan kerja yang kredibel sekaligus pendampingan dalam mengakses kesempatan kerja.
Kolaborasi antara Pemkab Bandung Barat, PLN, dunia usaha, dan mitra penempatan kerja diharapkan dapat memperkuat ekosistem ketenagakerjaan daerah. Tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, kegiatan tersebut juga mendorong terbukanya kesempatan kerja yang lebih setara bagi kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi tantangan dalam mengakses pasar kerja.
Bagi PLN, dukungan terhadap kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat pembangunan yang lebih luas di sekitar proyek. Pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak hanya diarahkan untuk memperkuat sistem energi, tetapi juga diharapkan dapat berjalan bersama dengan peningkatan kapasitas dan peluang ekonomi masyarakat.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Istihanah
Tag Terkait: