Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mulai Rp158 Ribu per Bulan, EasyOffice Tawarkan Alamat Bisnis Prestisius untuk UMKM di Bandung

        Mulai Rp158 Ribu per Bulan, EasyOffice Tawarkan Alamat Bisnis Prestisius untuk UMKM di Bandung Kredit Foto: WE
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Memiliki alamat kantor di kawasan bisnis strategis kini tidak lagi harus identik dengan biaya sewa mahal. EasyOffice, unit bisnis virtual office dari EasyCorp, menawarkan solusi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memiliki alamat usaha yang profesional dengan biaya mulai Rp1,9 juta per tahun atau sekitar Rp158 ribu per bulan.

        Harga tersebut menjadi salah satu keunggulan utama layanan EasyOffice. Dengan skema biaya all in, pelaku usaha tidak hanya mendapatkan alamat kantor resmi di kawasan bisnis strategis, tetapi juga akses terhadap ruang meeting yang representatif untuk bertemu klien maupun mitra bisnis.

        Direktur EasyCorp Hernawan Adi Wibowo mengatakan, layanan virtual office tersebut hadir untuk menjawab persoalan klasik yang selama ini dihadapi banyak UMKM, yakni tingginya biaya untuk memiliki kantor fisik di lokasi yang strategis.

        Menurut dia, tidak sedikit pelaku usaha yang harus memilih antara menggunakan alamat bisnis yang meyakinkan dengan biaya tinggi atau memakai alamat seadanya demi menekan pengeluaran operasional.

        “Selama ini UMKM sering dihadapkan pada pilihan sulit, mau alamat bagus tapi mahal, atau alamat seadanya tapi murah. Kami ingin UMKM tidak perlu lagi berkompromi soal itu,” ujar Hernawan.

        Dengan biaya mulai Rp1,9 juta per tahun, EasyOffice menawarkan alternatif yang jauh lebih ekonomis dibandingkan menyewa kantor fisik. Sebab, biaya kantor konvensional tidak hanya mencakup harga sewa ruangan, tetapi juga berbagai pengeluaran tambahan seperti listrik, kebersihan, keamanan, perawatan gedung, hingga tenaga kerja pendukung.

        Di kawasan bisnis tertentu, total biaya sewa kantor fisik bahkan dapat mencapai puluhan hingga ratusan kali lipat dibandingkan biaya berlangganan virtual office dalam setahun.

        “Kalau dihitung total, sewa kantor fisik itu bukan cuma soal harga sewa ruangannya saja. Ada listrik, kebersihan, keamanan, dan berbagai biaya operasional lain. Dengan virtual office, UMKM cukup bayar satu skema, semuanya sudah termasuk,” katanya.

        Selain menawarkan efisiensi anggaran, EasyOffice juga memberikan nilai tambah dari sisi citra dan kredibilitas bisnis. Alamat kantor yang berada di kawasan bisnis strategis dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan komunikasi perusahaan, mulai dari kartu nama, company profile, hingga pitch deck.

        Keberadaan alamat usaha yang profesional dinilai penting, terutama bagi UMKM yang sedang membangun kepercayaan di mata calon klien, mitra bisnis, maupun investor. Dengan demikian, keterbatasan anggaran tidak lagi menjadi hambatan untuk membangun citra usaha yang lebih meyakinkan.

        Keunggulan lain yang ditawarkan adalah fasilitas ruang meeting profesional. Pelaku UMKM tidak perlu lagi mengandalkan kafe atau tempat umum ketika harus melakukan pertemuan penting dengan klien.

        Saat ini, EasyOffice telah memiliki jaringan virtual office di tiga kota, yakni Bandung, Jakarta, dan Bekasi. Menariknya, pelanggan yang berlangganan di salah satu lokasi dapat memperoleh akses untuk menggunakan ruang meeting di ketiga kota tersebut.

        Skema tersebut memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pelaku usaha yang mulai memperluas jaringan bisnis ke berbagai daerah tanpa harus menanggung biaya sewa kantor di masing-masing kota.

        “UMKM yang berkembang biasanya butuh kehadiran di lebih dari satu kota. Dengan satu langganan, UMKM sudah punya akses ruang meeting di tiga kota tanpa perlu menambah biaya sewa di masing-masing lokasi,” ujar Hernawan.

        Tak hanya untuk kebutuhan administrasi dan membangun citra bisnis, alamat virtual office EasyOffice juga dapat digunakan untuk pengurusan status Pengusaha Kena Pajak (PKP), khusus bagi jenis usaha yang memenuhi persyaratan dari kantor pajak atau Direktorat Jenderal Pajak. Namun, pelaku usaha tetap perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu untuk memastikan kesesuaian jenis usaha dan persyaratan yang berlaku.

        Hernawan menilai, di tengah tuntutan efisiensi biaya, UMKM membutuhkan solusi yang memungkinkan mereka tetap tampil profesional tanpa membebani arus kas perusahaan. Virtual office menjadi salah satu pilihan karena pelaku usaha dapat memangkas pengeluaran tetap tanpa kehilangan fasilitas dasar yang dibutuhkan untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis.

        Melalui layanan dengan harga terjangkau tersebut, EasyOffice berharap semakin banyak UMKM dapat memiliki alamat usaha yang kredibel sekaligus fasilitas pendukung bisnis yang representatif.

        “Efisiensi biaya itu penting, tapi jangan sampai mengorbankan kredibilitas usaha. Ini yang coba kami jawab lewat EasyOffice,” tutup Hernawan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Sufri Yuliardi
        Editor: Sufri Yuliardi

        Bagikan Artikel: