- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Kabel Udara Semrawut Jakarta Dibabat, Pramono Mulai dari Gatot Subroto-Cawang
Kredit Foto: Syarief Muhammad Syafiq
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan penataan kabel udara semrawut di sepanjang Jalan Gatot Subroto hingga Cawang mulai dieksekusi pada pekan ini. Proyek penataan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) tersebut sebelumnya tertunda akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Pramono mengatakan dirinya akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan penataan SJUT segera dilakukan.
“Dalam minggu ini saya akan melihat ke lapangan karena memang sudah menjadi hal yang diputuskan oleh Pemerintah DKI Jakarta,” ujar Pramono di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Sebelumnya, penataan kabel di ruas Jalan Gatot Subroto hingga Cawang dijadwalkan mulai pada Senin (7/9/2026). Namun, pelaksanaannya ditunda sebagai bagian dari prioritas Pemprov DKI dalam menangani dampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Untuk SJUT sebenarnya kemarin saya sudah diagendakan hari Senin kemarin untuk di Jalan Gatot Subroto sampai dengan Cawang yang memang sekarang ini segera kita lakukan perapiannya. Hanya memang karena apa, ada debu atau abu vulkanik sehingga di-pending,” tutur Pramono.
Pramono memastikan penataan tersebut tetap menjadi agenda Pemprov DKI dan akan dilanjutkan setelah kondisi memungkinkan. Penataan SJUT akan dilakukan secara bertahap dengan menyasar jaringan kabel udara di sejumlah ruas jalan.
Baca Juga: Sebelum Diresmikan Prabowo, Pramono Patok Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Hanya Rp8
Baca Juga: Jakarta Bidik 20 Besar Kota Global 2045, Pramono Beberkan Agenda Besarnya
Baca Juga: Tiket Ragunan Bakal Naik Dua Kali Lipat Lebih? Ini Jawaban Pramono
Program tersebut telah memiliki landasan hukum melalui Peraturan Daerah (Perda) dan menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI membenahi tata ruang kota.
Selain meningkatkan estetika kawasan, penataan kabel udara juga ditujukan untuk mengurangi potensi gangguan dan risiko keselamatan yang muncul akibat jaringan utilitas yang semrawut.
Ruas Gatot Subroto-Cawang menjadi salah satu kawasan yang akan ditata dalam program tersebut. Pemprov DKI menargetkan penataan jaringan utilitas dapat dilakukan secara bertahap di wilayah Jakarta.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Annisa Nurfitri