- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Sebelum Diresmikan Prabowo, Pramono Patok Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Hanya Rp8
Kredit Foto: Syarief Muhammad Syafiq
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menetapkan tarif sementara LRT rute Kelapa Gading–Manggarai sebesar Rp8 per penumpang selama masa uji coba. Tarif tersebut berlaku hingga jalur perpanjangan LRT itu diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pramono mengatakan tarif Rp8 ditetapkan sebagai bagian dari semangat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kebijakan tersebut sekaligus diharapkan mendorong masyarakat mencoba layanan LRT dan beralih menggunakan transportasi massal.
“Sampai dengan diresmikan oleh Bapak Presiden, terus terang, kami sudah memutuskan untuk sekaligus uji coba, maka tarifnya itu Rp8 setiap orang yang menggunakan transportasi LRT ini. Kenapa Rp8? Ini perpanjangan semangat 17 Agustus yang kemarin yang akhirnya kita putuskan Rp8," ujar Pramono di Taman Ismail Marzuki, Selasa (8/9/2026).
Pramono belum mengungkapkan tanggal peresmian operasional penuh rute Kelapa Gading–Manggarai. Dia mengatakan komunikasi terkait jadwal tersebut telah dilakukan, tetapi pengumuman baru akan disampaikan setelah kepastian hari peresmian.
“Mengenai waktunya kapan, sebenarnya sudah ada komunikasi tetapi saya tidak mau mengumumkan dulu sampai dengan hari H yang betul-betul akan diresmikan oleh Bapak Presiden," kata Pramono.
Menurut Pramono, LRT Kelapa Gading–Manggarai diproyeksikan mengangkut sekitar 70.000-80.000 penumpang per hari. Kehadiran jalur tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas angkutan umum sekaligus mengurangi tekanan kemacetan di Jakarta.
“Kurang lebih akan ada yang diangkut setiap hari antara 70-80 ribu penumpang. Dan saya berharap ini akan menjadi dan mengurangi beban kemacetan yang ada," pungkasnya.
Selain tarif khusus selama masa uji coba, layanan LRT rute tersebut akan memiliki waktu operasional yang panjang. Layanan direncanakan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB setiap hari.
Jam operasional tersebut disiapkan untuk menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat, dengan pola layanan yang disebut menyerupai operasional KRL Commuter Line.
Perpanjangan rute hingga Manggarai menjadi bagian dari pengembangan jaringan transportasi publik Jakarta. Jalur tersebut diharapkan memperluas konektivitas antarkawasan sekaligus memberikan alternatif bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan di tengah tingginya kepadatan lalu lintas ibu kota.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Annisa Nurfitri