Kredit Foto: Adhi Karya
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menyatakan rencana pendanaan dari PT Danantara Asset Management (DAM) untuk mendukung penyelesaian proyek LRT City masih dalam tahap kajian.
Bahkan, Adhi Karya belum dapat memastikan pihak yang nantinya akan menerima pendanaan, baik ADHI, anak usaha PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), maupun entitas atau kerja sama operasi (KSO) tertentu.
Corporate Secretary ADHI Siswanto mengatakan, ADHI bersama ADCP terus berkomunikasi dengan DAM untuk mendukung keberlanjutan sekaligus penyelesaian proyek-proyek LRT City.
“Skema, struktur, pihak penerima, maupun besaran pendanaan dimaksud masih dalam proses kajian dan pembahasan lebih lanjut dengan DAM,” ujar Siswanto dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/9/2026).
Sejalan dengan proses pembahasan tersebut, ADHI belum dapat mengungkapkan nilai maupun bentuk pendanaan secara definitif.
Dia menyebut, keputusan terkait pendanaan akan mempertimbangkan hasil kajian serta keputusan dan persetujuan yang diperlukan, dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan, Danantara telah menyiapkan suntikan dana untuk Adhi Karya guna mempercepat penyelesaian proyek hunian LRT City yang mangkrak. Pendanaan tersebut ditargetkan mulai diproses pada September 2026.
Dia mengatakan, Danantara dan Adhi Karya tengah menyusun rencana kerja, termasuk menentukan skema pendanaan. Opsi yang dikaji yakni penambahan modal atau pinjaman pemegang saham (shareholder loan).
"Karena mereka itu perusahaan terbuka, jadi setiap pemasukan harus melalui keputusan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) mereka,” kata Dony kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Jika menggunakan skema penambahan modal, pemegang saham lain berpotensi mengalami dilusi. Karena itu, opsi shareholder loan juga dipertimbangkan.
"Ini akan segera dibereskan dalam bulan depan," ucap Dony.
Danantara telah mengalokasikan sekitar Rp456 miliar untuk membantu Adhi Karya menyelesaikan proyek LRT City yang terkendala. Dukungan ini merupakan bagian dari upaya menyelesaikan proyek mangkrak di lingkungan BUMN.
Danantara dan Adhi Karya akan kembali membahas tahapan penyelesaian proyek pada pekan ini. Dony mengatakan pihaknya akan memilih skema yang paling cepat untuk mengembalikan proyek ke jalur penyelesaian.
Baca Juga: Danantara Kucurkan Dana ke Adhi Karya, Proyek LRT City Dibereskan Mulai September 2026
Baca Juga: Nasib Proyek LRT City: Mangkrak hingga Disuntik Rp456 Miliar oleh Danantara
Baca Juga: Dony Oskaria Panggil Adhi Karya, Danantara Perintahkan Masalah LRT City Segera Dibereskan
"Nah ini mereka sedang paparan, baru paparan pertama sama saya. Jadi kami akan pilih mana yang paling cepat," katanya.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah sekitar 2.400 konsumen yang telah membeli unit. Opsi penyelesaian, termasuk kemungkinan pemindahan unit, akan dibahas lebih lanjut bersama Adhi Karya.
"Tentu nanti akan ada apakah pemindahan unit dan lain sebagainya. Ini nanti kami akan ketemu dengan Adhi Karya lebih detail lagi minggu ini," ujar Dony.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan