Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mekar Masuk Bisnis Sustainable Aviation Fuel, Gandeng Mitra Hong Kong

        Mekar Masuk Bisnis Sustainable Aviation Fuel, Gandeng Mitra Hong Kong Kredit Foto: Mekar
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Mekar Ecosystem memperkuat ekspansi bisnis dengan mengembangkan kemitraan di sektor sustainable energy, khususnya Sustainable Aviation Fuel (SAF), sekaligus memperluas peran di ekosistem family office dan memperkuat tata kelola perusahaan.

        Langkah tersebut tercermin dari sejumlah pencapaian Mekar pada September 2026, mulai dari kemitraan pengembangan rantai nilai SAF lintas negara hingga pengakuan di bidang tata kelola dan layanan family office.

        Pada 9 September 2026, PT Mekar Investama Teknologi, bagian dari Mekar Ecosystem, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Future Fuel Limited dalam rangkaian 11th Belt and Road Summit di Hong Kong.

        Kemitraan tersebut diarahkan untuk mengembangkan rantai nilai SAF lintas negara dengan menghubungkan sumber daya dan kapabilitas produksi bahan baku di Indonesia dengan ekosistem penerbangan, keuangan, dan inovasi di Hong Kong.

        Ruang lingkup kerja sama mencakup pengumpulan, pengolahan, dan ekspor lipid serta green feedstocks dari Indonesia. Kemitraan juga mencakup perdagangan dan pasokan certified green ethanol, pendirian Alcohol-to-Jet Research and Development Centre di Hong Kong, investasi pada fasilitas produksi SAF di Hong Kong, serta transfer teknologi dan dukungan operasional untuk fasilitas produksi SAF di Indonesia.

        Chief Executive Officer PT Mekar Investama Teknologi Pandu Aditya Kristy mengatakan kemitraan tersebut menjadi langkah Mekar untuk membawa pendekatan pengembangan ekosistem ke sektor riil.

        “TOP GRC Awards 2026 menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus memperkuat tata kelola, manajemen risiko dan kepatuhan serta keberlanjutan bisnis, sementara kemitraan dengan Future Fuel Limited menunjukkan langkah nyata kami dalam membawa pendekatan tersebut ke sektor riil, khususnya melalui pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF) dan sustainable energy,” ujar Pandu.

        Menurut dia, pengembangan bisnis tersebut dilakukan dengan menghubungkan modal, teknologi, dan kolaborasi untuk menciptakan nilai bagi sektor riil dan masyarakat.

        Perkuat Peran di Ekosistem Family Office

        Selain sektor energi berkelanjutan, Mekar memperluas perannya dalam ekosistem family office. Pada 10 September 2026, PT Mekar Investama Teknologi mendapat pengakuan sebagai New-Edge Family Office Service Provider dalam 2025 Forbes China New-Edge Family Office Selection di Shanghai.

        Pengakuan tersebut mencerminkan keterlibatan Mekar dalam menghubungkan investor, modal, dan peluang pendanaan produktif melalui ekosistem family office.

        Mekar menyatakan keterlibatan dengan family offices diarahkan untuk membuka peluang kemitraan dengan investor dan institusi yang memiliki ketertarikan terhadap sektor produktif serta peluang investasi jangka panjang.

        Di sisi tata kelola, PT Mekar Investama Teknologi juga memperoleh TOP GRC Awards 2026 dengan predikat Bintang 3 pada 9 September 2026. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat governance, manajemen risiko, dan kepatuhan dalam menjalankan bisnis.

        Baca Juga: Pertamina Targetkan Konstruksi Kilang SAF Cilacap di 2027

        Baca Juga: Siap-siap! Pertamina Bakal Eksekusi Pembatasan Pertalite dan Bio Solar Mengacu Level Desil

        Mekar Ecosystem telah berkembang selama 16 tahun, dari bisnis pembiayaan menjadi ekosistem yang mencakup layanan keuangan, teknologi digital, pertanian, trade financing, dan sustainable energy.

        Pandu mengatakan berbagai pencapaian tersebut merupakan bagian dari perjalanan Mekar dalam menghubungkan modal dengan sektor riil.

        “Bagi kami, ketiga pencapaian ini merupakan bagian dari perjalanan yang sama: bagaimana modal, teknologi, dan kolaborasi dapat menciptakan nilai yang lebih besar bagi sektor riil dan masyarakat,” katanya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: