Kredit Foto: Instagram/Rocky Gerung
Rocky Gerung kembali menjadi sorotan setelah sikapnya terhadap sejumlah program pemerintah dinilai berbeda dari citranya selama ini.
Pengamat politik yang dikenal kritis terhadap pemerintah tersebut belakangan dianggap lebih lunak, terutama ketika membahas program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau Kopdes.
Penilaian publik itu kemudian dibantah Rocky. Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak sedang membela pemerintah ketika memberikan pandangan positif terhadap program-program tersebut. Ia justru menganggap sikap yang diambilnya merupakan bentuk keberpihakan terhadap prinsip yang tercantum dalam konstitusi.
Baca Juga: Gibran Tersisihkan, Hanya Tokoh-tokoh Ini yang Masuk Pilihan Cawapres Prabowo
"Bela-bela koperasi, bela-bela MBG. Lalu saya bilang, itu perintah konstitusi, tapi kenapa dibela? Lah konstitusi bilang begitu, dibela. Itu kan buat keadilan sosial," kata Rocky Gerung dalam sebuah tayangan video yang berbeda di media sosial, dikutip Senin (14/9/2026).
Selama ini, Rocky memang dikenal sebagai salah satu pengamat yang kerap melontarkan kritik tajam terhadap pemerintah, khususnya pada era Presiden Joko Widodo. Karena itu, perubahan nada ketika membahas MBG dan KDMP membuat sebagian publik mempertanyakan sikap politiknya.
Namun, Rocky menilai persoalan tersebut tidak seharusnya dilihat sebatas apakah seseorang sedang membela atau menyerang pemerintah. Menurutnya, ada perbedaan antara mendukung sebuah konsep dengan membenarkan seluruh pelaksanaannya.
Baca Juga: Jelang 2 Tahun Memerintah, Publik Tagih Janji-janji Prabowo-Gibran
"Nggak (membela), saya memihak pada konstitusi," ujar Rocky Gerung.
Rocky juga menyoroti pihak-pihak yang menurutnya tidak mampu menemukan persoalan sebenarnya dalam isu yang sedang dibahas. Ia memperingatkan munculnya tokoh-tokoh yang justru memanfaatkan kondisi tersebut.
"Orang yang begitu tidak paham bedakan antara konsep dan pelaksanaan. Jadi, dia sendiri tidak mengerti," ucap Rocky Gerung.
"Yang bahayanya, tokoh-tokoh yang mulai muncul. Mereka riding the tidal wave of stupidity," tambah Rocky Gerung.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri