Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Suahasil Gantikan Purbaya, Arah Fiskal Pemerintah Disebut Tak Banyak Berubah

        Suahasil Gantikan Purbaya, Arah Fiskal Pemerintah Disebut Tak Banyak Berubah Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap dijaga di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Hal itu disampaikan Suahasil setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin (14/9/2026).

        "Defisit (APBN) akan tetap di bawah 3 persen (terhadap PDB)," ujar Suahasil dalam konferensi pers usai pelantikan di Istana Kepresidenan, Senin (14/9/2026). Batas maksimal defisit APBN sebesar 3 persen terhadap PDB sendiri mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

        Suahasil mengungkapkan Prabowo memberikan arahan khusus agar dirinya menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara. Menurutnya, APBN harus tetap sehat sekaligus mampu menopang program-program prioritas pemerintah.

        "Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut," ujarnya.

        Suahasil menegaskan APBN harus tetap dipercaya sekaligus mampu menjalankan fungsi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu, APBN diharapkan dapat menjaga stabilitas perekonomian Indonesia.

        "APBN itu harus dapat dipercaya. Dan untuk itu kita akan melakukan dengan Kementerian Keuangan yang selama ini sudah bekerja dengan sangat-sangat keras, akan melanjutkan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan dan APBN yang juga bisa betul-betul menstabilkan ekonomi Indonesia," ujar Suahasil.

        Baca Juga: Suahasil Jadi Menkeu Baru, Ternyata Baru Dipanggil Istana Beberapa Jam Sebelum Dilantik

        Pergantian Menteri Keuangan, menurut Suahasil, tidak serta-merta mengubah arah besar pengelolaan fiskal pemerintah. Ia menyebut kebijakan ke depan lebih merupakan kelanjutan dari pekerjaan yang selama ini telah dilakukan Kementerian Keuangan.

        "Menurut saya ini bukan perubahan yang apa ya.. ini adalah kelanjutan saja, bukan perubahan, kelanjutan. Kan teman-teman juga tahu saya selama ini juga di dalam Kementerian Keuangan," ujarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: