Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dihujat Imbas Konten Mindfullness, Maudy Ayunda: Waktu Membuat Video Ini, Aku Sebenarnya...

        Dihujat Imbas Konten Mindfullness, Maudy Ayunda: Waktu Membuat Video Ini, Aku Sebenarnya... Kredit Foto: Instagram/Maudy Ayunda
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Maudy Ayunda kembali buka suara setelah video tentang cara menghadapi derasnya berita buruk di Indonesia menuai perdebatan. Konten yang awalnya membahas kesehatan mental dan cara mengatur paparan informasi itu justru memunculkan diskusi mengenai privilese dan kondisi masyarakat yang tidak selalu punya pilihan untuk menjauh dari berita.

        Melalui klarifikasi yang disematkan pada video Mindfulness in the Age of Bad News, Maudy mengakui ada satu hal penting yang belum cukup ia bahas sebelumnya. Ia menyadari kemampuan untuk mengambil jarak dari pemberitaan merupakan sebuah keistimewaan yang tidak dimiliki semua orang.

        "Hai teman-teman, Terima kasih untuk semua komentar dan perspektif yang disampaikan di sini. Aku sudah membaca banyak di antaranya, dan ada satu hal penting yang aku sadari belum cukup aku sampaikan di video ini," tulis Maudy.

        Baca Juga: Maudy Ayunda Dianggap Cuek soal Kondisi Indonesia: Aku Sama Sekali Tidak...

        "Being able to step away from the news is itself a privilege. Tidak semua orang punya pilihan itu, terutama ketika apa yang terjadi berdampak langsung pada kehidupan, keluarga, pekerjaan, atau komunitasnya. Aku minta maaf karena bagian ini belum cukup aku refleksikan di videonya," sambung dia.

        Pernyataan tersebut menjadi bagian dari evaluasi Maudy setelah gagasan mengenai diet berita dinilai sebagian netizen tidak bisa begitu saja dipisahkan dari realitas yang dihadapi masyarakat. Bagi orang yang berada di wilayah terdampak berbagai persoalan, berita mengenai bencana maupun kondisi sosial bukan sekadar informasi yang bisa dimatikan ketika dirasa terlalu berat.

        "Waktu membuat video ini, aku sebenarnya sedang berbagi refleksi tentang suatu struggle pribadi: bagaimana tetap peduli dan mengikuti apa yang terjadi, sambil menjaga diri supaya kita tetap bisa hadir dan engage dengan lebih berarti," terangnya. 

        Maudy pun menegaskan mindfulness yang dibicarakannya tidak pernah dimaksudkan sebagai pembenaran untuk bersikap cuek terhadap kondisi sosial.

        "Aku sama sekali tidak ingin mindfulness menjadi alasan untuk tidak peduli atau menjauh dari realita yang ada. Apalagi ajakan untuk berdiam diri, ataupun melihat seolah keadaan baik-baik saja," ungkap Maudy Ayunda.

        Menurut Maudy, mindfulness justru dapat membantu seseorang memahami situasi dengan lebih jernih tanpa kehilangan kepedulian terhadap orang lain yang sedang terdampak.

        "Malah, mindfulness ini membuat aku bisa melihat sebab akibat secara jelas, membantu kita tetap peduli dan hadir, dan tetap peka terhadap terhadap apa yang dirasakan mereka yang terdampak," katanya.

        Terlepas dari itu, Maudy memilih tidak menutup diri terhadap kritik yang datang setelah videonya menjadi perbincangan. Ia mengapresiasi netizen yang memberikan perspektif tambahan dan membuat pembahasannya menjadi lebih luas.

        "Terima kasih untuk teman-teman yang sudah meluangkan waktunya untuk mengingatkanku dan menambahkan perspektif menjadi lebih luas dan lebih dalam. Aku dengar dan aku hargai feedback-nya. I'm listening and learning," pungkas Maudy Ayunda.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: