Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Purbaya Tepis Isu Gesekan Internal: Kontrak Saya Jadi Menkeu Hanya Setahun

        Purbaya Tepis Isu Gesekan Internal: Kontrak Saya Jadi Menkeu Hanya Setahun Kredit Foto: Aryo Hadi Wibowo
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Keuangan periode 2025-2026 Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu adanya gesekan dengan pejabat eselon I di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Isu tersebut sebelumnya disebut-sebut menjadi salah satu alasan dirinya digantikan Wakil Menteri Keuangan sebelumnya, Suahasil Nazara.

        Purbaya menegaskan pergantian Menteri Keuangan merupakan hak prerogatif Presiden RI Prabowo Subianto. Ia juga mengungkapkan sejak awal masa jabatannya memang disepakati hanya berlangsung selama satu tahun.

        "Enggak, enggak ada gesekan sih. Yang jelas itu hak prerogatif Presiden yang beliau sudah putuskan. Sudah setahun kan sudah cukup. Dulu kan sudah tanda tangan dulu kontraknya setahun, kita ikutin," ujar Purbaya seusai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

        Purbaya mengaku sebelumnya telah memiliki firasat bahwa masa jabatannya sebagai Menteri Keuangan bisa saja berakhir setelah satu tahun. Meski begitu, ia menyebut keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden.

        "Itu feeling-nya enggak ada, cuma ada hitungan saya ada sesuatu yang mungkin 50-50 chance-nya. Tapi kan setelah itu hak prerogatif Presiden," katanya.

        Meski hanya menjabat selama satu tahun, Purbaya mengaku puas dengan kinerjanya selama berada di pemerintahan. Ia menilai salah satu capaian yang cukup baik adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kembali menembus angka 5 persen.

        "Paling enggak kan lumayan, kita sudah naikin pertumbuhan ekonomi dari 5 persen, di bawah 5 persen, sudah ke atas 5 persen," ujarnya.

        Purbaya menyebut pertumbuhan ekonomi bahkan sempat mencapai 5,61 persen sebelum mengalami gangguan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 5,35 persen pada triwulan IV 2025 dan 5,29 persen pada triwulan II 2026.

        Baca Juga: Usai Dipecat Prabowo, Purbaya Dipastikan Masuk Radar Politik: Dia Komplet Soal Potensi Jadi Calon...

        "Bahkan sempat 5,61 persen sebelum ada gangguan, kan 5,29 persen. Triwulan keempat tahun lalu 5,35 persen juga," tegas Purbaya.

        Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama turut membantah adanya konflik internal selama kepemimpinan Purbaya di Kemenkeu. "Kata siapa, lu ngarang-ngarang aja," ucap Djaka.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: