Kredit Foto: Tim Komunikasi dan Media AIS Forum 2023
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada pekerja sektor tekstil, sandang, dan kulit sebagai pahlawan devisa yang berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempertahankan industri nasional.
“Industri tekstil ikut menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Terima kasih, rekan-rekan semua sudah membuktikan bahwa kalian adalah pahlawan devisa,” Ujar Listyo, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (15/9/2026).
Sektor tekstil dan produk tekstil saat ini menyerap lebih dari 3,8 juta pekerja dan membukukan ekspor sekitar USD4,85 miliar pada semester I 2026. Sedangkan industri alas kaki menyerap sekitar 921 ribu tenaga kerja.
Capaian itu, menurut Listyo, harus dijaga di tengah tekanan global yang berdampak pada industri dalam negeri. Pemerintah pun terus menggulirkan kebijakan untuk melindungi industri padat karya dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.
Salah satunya lewat hilirisasi di berbagai sektor strategis yang diperkirakan mampu menciptakan sekitar 5,9 juta lapangan pekerjaan baru.
“Pemerintah terus mendorong program hilirisasi agar bisa membuka kesempatan kerja untuk teman-teman semua. Hampir 5,9 juta lapangan kerja baru bisa tercipta kalau hilirisasi ini berjalan,” katanya.
Untuk sektor tekstil, pemerintah memperketat arus impor melalui skema lartas, pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP), hingga Bea Masuk Anti-Dumping bagi produk yang merugikan industri nasional.
Pengawasan terhadap balpres (pakaian bekas impor), impor ilegal, dan penyelundupan juga diperkuat. Polri bersama Bea Cukai dan Kementerian Perdagangan menggelar operasi untuk mencegah peredaran tekstil selundupan di pasar domestik.
Langkah tersebut untuk memastikan keberlangsungan usaha tetap terjaga sekaligus melindungi jutaan pekerja yang menggantungkan hidup di industri tekstil, sandang, kulit, dan alas kaki.
Kapolri menegaskan, kemajuan industri harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan buruh. Pekerja dan pengusaha, kata dia, harus menjadi mitra strategis yang saling menguatkan.
“Kita ingin kesejahteraan buruh terus naik dan perusahaan tetap tumbuh. Buruh dan pengusaha harus jadi mitra strategis dengan mengedepankan dialog, peningkatan kompetensi, produktivitas, serta pemenuhan hak-hak pekerja,” tuturnya.
Baca Juga: Wakapolri Kunjungi Posko Karhutla Kalteng, Pastikan Kesiapan Polri Hadapi Bencana
Baca Juga: Kapolri Nasihati Buruh: Yang Biasa Demo, Sekarang Harus Bersilaturahmi
Terkait perlindungan ketenagakerjaan, Desk Ketenagakerjaan Polri mencatat telah menangani 358 perkara sejak 2025 hingga Agustus 2026, serta memfasilitasi 4.236 pekerja korban PHK untuk kembali bekerja.
Kapolri berpesan agar pengawalan revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan dilakukan secara damai dan tertib, sehingga tidak disusupi pihak tertentu yang dapat mengaburkan tuntutan buruh.
“Jaga perjuangan agar apa yang kita perjuangkan bersama benar-benar punya pesan yang kuat dan mampu mendorong revisi UU Ketenagakerjaan sesuai harapan teman-teman,” tegasnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: