Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        MIND ID Ungkap Peredaran Emas Ilegal Papua Tengah Capai Rp4 M/Hari

        MIND ID Ungkap Peredaran Emas Ilegal Papua Tengah Capai Rp4 M/Hari Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Direktur Utama Holding Industri Pertambangan RI MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, mengungkap peredaran uang dari aktivitas emas ilegal di Papua Tengah bisa mencapai Rp4 miliar per hari.

        Maroef mengatakan informasi itu disampaikan Gubernur Papua Tengah kepada MIND ID saat membahas potensi pengelolaan emas di wilayah tersebut.

        “Gubernur Papua Tengah menyampaikan kepada kami, sangat menginginkan kami masuk ke sana belum lama ini. Karena peredaran uang yang meredar itu dari yang ilegal emas, Pak, di sana bisa sampai Rp4 miliar per hari,” kata Maroef dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII RI, Selasa (15/9/2026).

        Maroef mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian MIND ID dalam mendorong penguatan tata kelola emas rakyat. Menurutnya, potensi emas Indonesia tersebar luas dari wilayah barat hingga timur, serta dari utara hingga selatan.

        “Kita bicara yang paling gampang, Pak, dicolong di negara kita, Pak. Emas, Pak. Tadi saya sampaikan, dari ujung barat sampai ujung timur NKRI ini, Pak. Dari ujung utara sampai ujung selatan, itu pasti ada emas, Pak. Tapi begitu leluasanya mereka melakukan kegiatan itu," lanjutnya. 

        MIND ID sebelumnya telah melakukan focus group discussion (FGD) dengan berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan strategi penguatan tata kelola emas rakyat.

        Maroef mengatakan terdapat sejumlah persoalan dalam industri emas nasional, mulai dari kesenjangan pasokan, aktivitas penambangan emas tanpa izin, hingga pengelolaan penambangan rakyat yang belum memadai.

        Maroef juga memaparkan besarnya produksi emas yang berada di luar kelompok usaha MIND ID. Menurut dia, produksi emas yang berasal dari MIND ID bersama Freeport Indonesia, Antam, Merdeka dan perusahaan lainnya mencapai sekitar 90 ton per tahun.

        Baca Juga: Produksi Emas di Luar MIND ID Capai 150 Ton, Nilainya Rp375 Triliun per Tahun

        Baca Juga: MIND ID Kerahkan 60 Orang ERG Tangani Karhutla di Mempawah

        Dengan asumsi harga emas Rp2,5 juta per gram, produksi tersebut setara dengan nilai sekitar Rp225 triliun per tahun.

        Sementara produksi emas di luar kelompok tersebut disebut mencapai sekitar 150 ton per tahun. Dengan asumsi harga yang sama, nilainya mencapai Rp375 triliun.

        “Yang di luar kami, Pak, yang tadi Bapak lihat anunya grafiknya itu, per tahun itu 150 ton. Berapa uangnya, Pak? Rp375 T. Apakah ini mau dibiarkan, Pak? Per tahun, Pak," tutupnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: