Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Marugame Udon Yogyakarta Uji Coba Penggunaan CNG Gaslink, Begini Hasilnya

        Marugame Udon Yogyakarta Uji Coba Penggunaan CNG Gaslink, Begini Hasilnya Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
        Warta Ekonomi, Yogyakarta -

        Gerai Marugame Udon Kaliurang, Yogyakarta, resmi menguji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) Gaslink selama tiga bulan terakhir. 

        Gaslink merupakan produk komoditas gas bumi terkompresi milik PT Gagas Energi Indonesia, anak perusahaan PT PGN Tbk (Subholding Gas Pertamina) yang menyasar sektor industri dan komersial.

        Dari uji coba tersebut, kualitas api kompor berbasis CNG dinilai lebih biru dengan tekanan yang lebih tinggi dibandingkan Liquefied Petroleum Gas (LPG).

        Supervisor Marugame Udon Kaliurang, Dedi Sugianto, mengungkapkan bahwa konsumsi CNG di gerainya mencapai sekitar 1.000 meter kubik (m³) per bulan yang dipasok melalui tujuh tabung.

        "Dari segi kualitas, api CNG jauh lebih biru dan bagus untuk masakan. Tekanan out-nya juga lebih besar. Kalau LPG tuasnya harus dibuka penuh agar gas keluar sempurna, sementara CNG baru dibuka setengah saja gasnya sudah keluar optimal," ujar Dedi, Selasa (15/9/2026).

        Peralihan ke CNG ini tidak memerlukan perombakan total pada infrastruktur dapur. Peralatan dan pipa lama tetap dipertahankan, hanya dilakukan penyesuaian pada sistem instalasi penghubung gas.

        Manfaat paling terasa di dapur adalah stabilitas pasokan saat jam sibuk (rush hour). Sistem CNG memungkinkan beberapa tabung terbuka secara otomatis sekaligus, mengeliminasi masalah klasik LPG seperti pembekuan gas (frozen) atau gas habis mendadak di tengah operasional restoran.

        "Pengorderan LPG sebelumnya lebih rumit dan rentan kendala saat gas frozen. Dengan CNG, pasokan otomatis berganti tanpa ada jeda atau gas mati saat operasional sedang padat," tambah Dedi.

        Meski unggul dari sisi operasional, dampak efisiensi biaya saat ini masih dalam tahap evaluasi. Manajemen Marugame Udon masih membandingkan data tagihan bulanan secara berkala.

        "Untuk efisiensi biaya, selisihnya belum terlalu jauh meskipun CNG terasa sedikit lebih murah. Kami masih terus membandingkan datanya karena konsumsi di dapur memang sangat besar," jelasnya.

        Area Head Jogja PT Gagas Energi Indonesia, Miranti Dia Pramesti, menjelaskan bahwa gerai Kaliurang merupakan proyek percontohan untuk konsep toko mandiri (standing outlet) Marugame Udon. Jika fase uji coba ini sukses, sistem CNG ditargetkan akan diterapkan ke berbagai wilayah lain.

        Baca Juga: PGN Perluas Layanan CNG di Yogyakarta dan Sekitarnya

        Baca Juga: CNG Merah Putih Disinyalir Lebih Boros Ketimbang Gas Melon LPG: Bisa Dipakai Cuma 3 Hari

        "Manajemen sedang memproses ini. Gerai di Jogja menjadi pilot project. Harapannya, jika trial ini berhasil, penggunaan CNG akan diperluas ke seluruh standing outlet Marugame," kata Miranti.

        Di sisi lain, perluasan CNG belum menyasar gerai Marugame Udon yang berada di dalam pusat perbelanjaan. Hal ini dikarenakan gerai di dalam mal wajib mengikuti sistem utilitas dan pengelolaan gas terpusat dari pihak pengelola gedung.

        Sebagai informasi, PT Marugame Udon di Indonesia dioperasikan oleh PT Sriboga Marugame Indonesia, yang merupakan anak usaha dari PT Sriboga Raturaya (Sriboga Group).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: