Kredit Foto: Ist
PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) menyampaikan tanggapan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) atas permintaan penjelasan terkait pemeriksaan transaksi saham perseroan.
Tanggapan tersebut disampaikan untuk menjawab surat BEI Nomor S-12043/BEI.PP1/09-2026 tertanggal 15 September 2026. Dalam surat balasannya, manajemen MMIX mengungkapkan struktur pemegang saham dan susunan manajemen perseroan berdasarkan kondisi per 26 Januari 2024.
Pada periode tersebut, PT Multi Inti Usaha tercatat sebagai pemegang saham terbesar MMIX dengan kepemilikan 60% atau sebanyak 1,44 miliar saham. Sementara itu, saham yang dimiliki masyarakat mencapai 25%.
Sejumlah anggota manajemen juga tercatat sebagai pemegang saham. Direktur Utama Mengky Mangarek dan Direktur Eveline Natalia Susanto masing-masing memiliki 144 juta saham atau setara 6%.
Adapun Komisaris Utama Hillary Josephine dan Komisaris Allen Feliciano masing-masing menguasai 36 juta saham atau setara 2%. Sementara Christopher Lee dan Togu Cornetius Simanjuntak tercatat tidak memiliki saham MMIX.
Menanggapi permintaan BEI mengenai informasi ultimate shareholders hingga tingkat perorangan, manajemen MMIX menyatakan data kepemilikan dan susunan manajemen pemegang saham berbentuk badan hukum disampaikan berdasarkan dokumen serta data korporasi yang tersedia dan berlaku pada periode tersebut.
Manajemen MMIX juga menjelaskan bahwa per 26 Januari 2024 perseroan belum memiliki anak perusahaan. Oleh karena itu, tidak terdapat informasi mengenai kepemilikan maupun susunan manajemen anak usaha yang perlu disampaikan kepada BEI.
Baca Juga: BEI Suspensi Saham INPS Setelah Setahun di Papan Pemantauan Khusus
Baca Juga: BEI Tagih Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Kejar Aturan Free Float 15%
Baca Juga: BEI Sanksi 66 Emiten, Masing-Masing Kena Denda Rp50 Juta
“MMIX akan terus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal serta ketentuan yang berlaku di BEI,” tulis manajemen MMIX dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (17/9/2026).
Saham MMIX Melonjak 296% YTD
Sementara itu, saham MMIX ditutup turun 0,58% pada perdagangan Kamis (17/9/2026) ke level Rp855 per saham.
Meski melemah pada perdagangan hari ini, saham MMIX masih mencatatkan kenaikan signifikan dalam beberapa periode terakhir. Dalam sepekan, saham MMIX naik 2,4%, sedangkan dalam sebulan menguat 11,7%.
Dalam enam bulan terakhir, saham MMIX melonjak 292%, dari Rp218 pada 17 Maret 2026 menjadi Rp855 per saham.
Adapun secara year to date (YTD), saham MMIX telah melesat 295,8% dari Rp216 pada 2 Januari 2026.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan