Kredit Foto: BPMI
Presiden Prabowo Subianto buka suara mengenai penilaian terhadap kinerja pemerintahannya. Di tengah kritik dan perdebatan atas sejumlah kebijakan, Prabowo menegaskan pemerintah tidak gagal dan justru menyebut berbagai program yang dijalankan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kondisi Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam sesi 'Presiden Prabowo Menjawab' saat bertemu dengan sejumlah media di kediamannya, Hambalang. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menilai terdapat kelompok tertentu yang berupaya membentuk opini publik seolah-olah pemerintah tidak berhasil menjalankan program-programnya.
"Ini ada kelompok yang mau pengaruhi bahwa kita gagal, kita ini, kita tidak gagal, kita berhasil," kata Prabowo.
Baca Juga: Dokter Tifa Akui Tak Pernah Teliti Ijazah Jokowi, yang Disorot Selama Ini Hanyalah...
Prabowo kemudian mempertanyakan dasar penilaian yang menyebut pemerintahannya gagal. Ia menyinggung sejumlah program prioritas, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih).
"Salahnya apa, saya mau tanya. MBG, Koperasi Merah Putih. Salahnya apa kalau saya menghemat ratusan triliun, saya bisa perbaiki sekolah. Salahnya apa kalau saya besarkan kekuatan pertahanan supaya kita nggak diganggu," ujarnya.
Tak hanya program sosial dan pendidikan, Prabowo juga menyoroti langkah pemerintah dalam menertibkan aktivitas pertambangan ilegal. Ia mempertanyakan pihak yang dirugikan jika pemerintah menghentikan kegiatan tambang yang disebut ilegal.
"Salahnya apa kalau saya tutup ribuan tambang ilegal. Anda kira rakyat mau kekayaan diambil terus? Nggak," sambung Prabowo.
Baca Juga: Bukan Jokowi, Dokter Tifa Bilang yang Seharusnya Marah soal Ijazah Palsu adalah...
Menurut Prabowo, penolakan terhadap pemerintah juga dapat muncul dari kelompok yang selama ini memperoleh keuntungan dari sistem yang berjalan. Ia mengatakan tidak memiliki kepentingan untuk mengikuti keinginan kelompok tersebut.
Prabowo juga berbicara mengenai upayanya mengurangi kemiskinan. Ia mengaku heran apabila masyarakat miskin disebut tidak mendukung kebijakan yang menurutnya ditujukan untuk memperbaiki kehidupan mereka.
"Saya mau hilangkan kemiskinan, bagaimana orang miskin kok marah sama saya," katanya.
Lebih lanjut, Prabowo turut menyinggung program Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Orang yang anak nggak bisa sekolah, saya berikan sekolah berasrama. Makanya, saya tiap kali ke sekolah rakyat, saya keluar air mata," tutur Prabowo.
Di sektor pangan, Prabowo juga mengangkat prestasi pemerintah untuk mencapai swasembada pangan. "Swasembada pangan, siapa yang bisa lakukan dalam waktu satu tahun? Kau lihat inflasi kita," imbuhnya.
Prabowo mengatakan kelompok yang menggunakan berbagai isu untuk memengaruhi opini publik terhadap pemerintah akan selalu ada. Menurutnya, berbagai persoalan dapat dimanfaatkan untuk membentuk persepsi tertentu mengenai kinerja pemerintah.
Meski pemerintahannya terus mendapat kritik dan menghadapi perdebatan atas berbagai kebijakan, Prabowo mengaku tetap yakin dengan dukungan masyarakat.
"Saya merasa sangat yakin, rakyat di belakang saya," ungkap Prabowo.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: