Perkuat Program Pemerintah, Anggota DPR Kawendra Lukistian Dorong Telkom Optimalisasi Satu Data Indonesia dan Infrastruktur Digital
Kredit Foto: Istimewa
Optimalisasi infrastruktur digital nasional menjadi sorotan Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, dalam diskusi bersama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Ia meminta perusahaan memastikan aset dan jaringan digital yang dimiliki dapat memberikan nilai tambah bagi Indonesia, bukan hanya dimanfaatkan oleh pihak lain.
Hal tersebut disampaikan Kawendra dalam Diskusi Strategis Telkom Bersama Komisi VI DPR RI bertajuk “Kedaulatan Infrastruktur Digital Nasional: Inisiatif Strategis TelkomGroup untuk Dampak Nasional yang Nyata” di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Kawendra menilai kepemilikan infrastruktur digital perlu diikuti optimalisasi manfaat ekonomi bagi negara. Menurutnya, jaringan yang telah dibangun harus mampu memberikan keuntungan bagi Indonesia.
“Ada yang untung, tapi malah kita buntung. Saya ingin sekali kita betul-betul diuntungkan dengan kepemilikan jaringan kita semua. Dengan infrastruktur yang kita miliki, kita bukan cuma sekadar mempersilakan orang berlalu-lalang di jalan tol, sementara kita tidak mendapatkan manfaatnya. Itu yang saya sorot berkali-kali ketika rapat dengan Telkom,” ujar Kawendra.
Ia juga mengapresiasi pembahasan skema Over The Top (OTT) yang dinilai berkaitan dengan pemanfaatan infrastruktur dan jaringan digital nasional.
Menurut Kawendra, pengelolaan infrastruktur digital perlu diarahkan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi kepentingan nasional.
Selain infrastruktur jaringan, Kawendra menyoroti peran Telkom dalam mendukung implementasi kebijakan Satu Data Indonesia. Ia menilai integrasi dan sinkronisasi data menjadi aspek penting untuk meningkatkan efektivitas program pemerintah dan memastikan bantuan maupun kebijakan tepat sasaran.
“Kami (DPR) sudah mengesahkan Satu Data Indonesia kemarin, tepat kemarin di Paripurna. Ini punya harapan besar untuk menginkronisasi semua data yang ada,” katanya.
Kawendra mendorong Telkom mengambil peran lebih proaktif dalam pelaksanaan kebijakan tersebut. Menurutnya, kompetensi dan infrastruktur digital yang dimiliki perusahaan menjadi modal untuk mendukung integrasi data lintas sektor.
“Telkom harus proaktif sebagai perusahaan yang memang domainnya di hal tersebut. Bisa memberikan banyak kontribusi terhadap pelaksanaan regulasi yang ada terbaru ini. Kita ingin sekali betul-betul program pemerintah Presiden Prabowo ini bisa tepat sasaran. Dan kita juga ingin sekali teman-teman Telkom berperan aktif,” ujar Kawendra.
Ia menambahkan, Telkom sebagai perusahaan yang memiliki kepemilikan negara perlu berkontribusi dalam mendukung agenda pemerintah sesuai kapasitas dan kompetensinya.
“Telkom yang mana sahamnya juga dimiliki oleh BUMN serta pemerintah, kita punya kewajiban untuk membackup pemerintah dengan cara yang kita bisa,” katanya.
Kawendra juga meminta jajaran Telkom menjaga koordinasi dan keselarasan internal dalam menjalankan agenda perusahaan. Menurutnya, kesamaan arah diperlukan agar kontribusi perusahaan terhadap pembangunan nasional dapat berjalan optimal.
Baca Juga: Telkom Rombak Direksi, Nanang Hendarno Gantikan Dian Siswarini di Kursi Dirut
Ia berharap seluruh jajaran Telkom dapat bekerja secara terkoordinasi dalam mendukung berbagai program pemerintah.
“Mohon ditertibkan barisannya. Kita sama-sama ingin negara kita maju. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo saat ini sedang memperjuangkan Indonesia ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.
Melalui diskusi tersebut, Kawendra menekankan pentingnya memastikan infrastruktur digital, integrasi data, dan kapasitas perusahaan negara dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kepentingan nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: