Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pengeboran Laut TINS Belum Bergerak pada Kuartal III, Ekspansi Baru Disiapkan

        Pengeboran Laut TINS Belum Bergerak pada Kuartal III, Ekspansi Baru Disiapkan Kredit Foto: PT Timah Tbk
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Emiten tambang BUMN, PT Timah Tbk (TINS) menghabiskan anggaran eksplorasi sebesar Rp33,19 miliar sepanjang kuartal III/2026. Namun, kegiatan eksplorasi di wilayah laut pada periode tersebut masih terbatas pada pemetaan dan survei batimetri di Perairan Bangka.

        Dalam Laporan Eksplorasi Triwulan III/2026 yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Division Head of Corporate Secretary PT Timah, Ruddy Nursalam menjelaskan bahwa total biaya eksplorasi mencapai Rp33.192.101.386. Anggaran tersebut terdiri atas biaya operasional sebesar Rp21,62 miliar dan pengeluaran investasi senilai Rp11,56 miliar.

        Sepanjang Juli hingga September 2026, kegiatan eksplorasi laut difokuskan pada pemetaan dan survei batimetri di Perairan Bangka.

        "Pada periode ini, TINS belum melakukan pengeboran eksplorasi maupun pengeboran pandu di wilayah lepas pantai," ungkap dia dalam keterangannya, seperti diberitakan Senin (12/10/2026).

        Baca Juga: Bongkar Pasang 15 Asuransi BUMN oleh Danantara, Solusi Penyehatan atau Sekadar Ringkas Entitas?

        Baca Juga: Konsolidasi Asuransi BUMN Jangan Cuma Besar di Atas Kertas

        Baca Juga: PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

        Sementara itu, eksplorasi di darat mencakup pemetaan wilayah, survei geofisika melalui metode ground magnetic dan geolistrik, serta pengeboran timah primer dan aluvial di Pulau Bangka dan Belitung. Total kedalaman pengeboran yang direalisasikan mencapai 11.666 meter.

        Memasuki kuartal IV/2026, TINS berencana melanjutkan evaluasi berkala sekaligus mematangkan agenda eksplorasi berikutnya. Untuk wilayah laut, perseroan akan memperluas kegiatan pengeboran di Perairan Bangka dan Kundur dengan mengerahkan satu unit kapal bor dan empat unit ponton bor.

        Adapun eksplorasi darat pada akhir tahun akan difokuskan pada pengeboran eksplorasi dan pandu untuk timah primer maupun aluvial di Pulau Bangka dan Belitung. Perseroan juga akan melakukan survei geofisika di Belitung serta pemetaan topografi di wilayah Bangka dan Belitung.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Merlina Aryanti
        Editor: Dian Ihsan

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: