- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Pemprov DKI Teken 15 Kerja Sama Strategis BUMD-BUMN, Pramono: Jangan Sekadar Seremoni
Kredit Foto: Syarief Muhammad Syafiq
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat kolaborasi BUMD, BUMN, dan perangkat daerah melalui penandatanganan 15 dokumen kerja sama strategis di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (12/10).
Kolaborasi tersebut mencakup sektor transportasi publik, kesehatan, perumahan, infrastruktur digital, pengelolaan air limbah, hingga pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD).
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan kerja sama tersebut harus segera diterjemahkan menjadi program nyata yang memberi manfaat langsung bagi warga.
"Hari ini ada 15 dokumen kerja sama yang ditandatangani, mencakup kolaborasi BUMD, BUMN, dan perangkat daerah serta antar-BUMD. Ini bukan sekadar seremoni, tanda tangannya atau kerja samanya, tetapi realisasinya, karena ini merupakan bagian upaya mempercepat pembangunan dan pelayanan publik," ujar Pramono.
Salah satu kerja sama bernilai terbesar adalah pembiayaan elektrifikasi armada Transjakarta senilai Rp5,07 triliun untuk 3.782 unit bus dan Mikrotrans dalam tiga tahun ke depan. Program ini diarahkan untuk mempercepat penggunaan transportasi publik berbasis energi rendah karbon sekaligus mendukung pengendalian polusi udara di Jakarta.
Selain itu, Bank Jakarta juga menjalin kerja sama dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk pembiayaan pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas senilai Rp220 miliar.
"Ada juga pengembangan lahan, properti dan kawasan berorientasi transit di sekitar jalur MRT dengan nilai Rp396 miliar," kata Gubernur Pramono.
Menurut Pramono, BUMD memiliki peran strategis tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai Special Mission Vehicle (SMV) yang mendukung pelayanan publik dan menggerakkan perekonomian daerah.
"Yang paling penting, kerja sama ini harus ditindaklanjuti dengan target yang jelas dan terukur. Keberhasilannya bukan dilihat dari banyaknya dokumen yang ditandatangani, tetapi dari manfaat yang dirasakan warga dan kontribusinya terhadap Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan," terangnya.
Baca Juga: Siapkan Rp5,87 Triliun, Bank Jakarta Jalin Kerja Sama dengan BUMD, BUMN dan Perangkat Daerah DKI
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta, Syaefuloh Hidayat, mengatakan kerja sama yang ditandatangani kali ini mencakup sektor kesehatan, pembiayaan perumahan, pendidikan dan ketenagakerjaan, infrastruktur digital, energi rendah karbon, pengembangan kawasan, serta transportasi publik.
"Dari 15 kerja sama tersebut, kami melihat bahwa masa depan Jakarta tidak dibangun secara sektoral, tetapi melalui kemitraan strategis lintas sektor. Sinergi adalah jembatan menuju ekosistem perkotaan yang tangguh, modern, dan mandiri," Tutur Syaefuloh.
Di sektor kesehatan, delapan BUMD berkolaborasi dengan Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA) yang menaungi 31 rumah sakit daerah. Kolaborasi meliputi dukungan rantai pasok pangan, pengelolaan limbah medis dan nonmedis, layanan air bersih, pembiayaan dan penjaminan, serta integrasi layanan wisata kesehatan dan perhotelan.
Pada sektor perumahan, Bank Jakarta dan Jamkrida Jakarta bekerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung akses Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR) bagi pekerja sektor informal.
Sementara di bidang infrastruktur digital, PT Jakarta Infrastruktur Propertindo bekerja sama dengan PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia dalam pemanfaatan sarana pendukung telekomunikasi dan layanan konektivitas.
Pada sektor energi berkelanjutan, Perumda Paljaya bersama PT Pertamina (Persero) menjajaki pemanfaatan limbah Fat, Oil, and Grease (FOG) sebagai bahan baku biofuel. PT Transportasi Jakarta juga bekerja sama dengan Pertamina dalam pengembangan ekosistem hidrogen dan pemanfaatan energi rendah karbon untuk transportasi publik.
Hingga Triwulan III 2026, Syaifullah menyebut telah tercatat 52 kerja sama strategis, terdiri atas 27 kerja sama BUMD dengan BUMN dan 25 sinergi antar-BUMD.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Istihanah