Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BRI Finance Pasang Target Pembiayaan Rp6 Triliun, Naik 140% pada 2026

        BRI Finance Pasang Target Pembiayaan Rp6 Triliun, Naik 140% pada 2026 Kredit Foto: (Azka Elfriza)
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) menargetkan total pembiayaan mencapai Rp6 triliun pada 2026, meningkat sekitar 140% dibandingkan realisasi Rp2,5 triliun pada 2025. Perusahaan mengandalkan segmen konsumer, pembiayaan komersial, dan sinergi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) untuk mengejar target tersebut.

        Direktur Utama BRI Finance Ignatius Susatyo Wijoyo mengatakan, perusahaan juga memproyeksikan pembiayaan pada 2027 tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan target 2026.

        “Kita proyeksi di tahun depan itu akan tumbuh lebih kurang mungkin hampir dua kali lipat dibanding 2026,” ujar Susatyo dalam acara Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Finance di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

        Untuk mendukung ekspansi, BRI Finance menargetkan sekitar 70% dari total pembiayaan berasal dari segmen konsumer, sedangkan 30% sisanya dari segmen komersial. Pada segmen komersial, perusahaan melihat peluang pembiayaan kendaraan niaga dan alat berat seiring aktivitas pembangunan.

        Susatyo menilai masih terdapat ruang pertumbuhan di tengah persaingan industri pembiayaan. Perusahaan berupaya menggarap pasar yang dinilai belum terlayani secara optimal, termasuk dengan memperluas jangkauan melalui jaringan kantor dan memanfaatkan basis nasabah bank induk.

        “BRI itu sangat kuat, secara nasabah paling banyak. Dan selama ini BRI Finance belum menyentuh nasabahnya BRI, khususnya di daerah tingkat tiga sampai dua,” kata Susatyo.

        BRI Finance mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 99,2% secara tahunan (year-on-year/yoy) per September 2026. Salah satu segmen yang mencatat pertumbuhan menonjol adalah pembiayaan kendaraan listrik, yang meningkat 12,3 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

        Susatyo mengatakan, pertumbuhan tersebut menjadi perhatian perusahaan seiring berkembangnya penggunaan kendaraan listrik, mulai dari sepeda listrik, sepeda motor, mobil, hingga truk listrik.

        “Per September 2026, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik BRI Finance meningkat sekitar 12,3 kali lipat secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,” ujarnya.

        Ia mengatakan perusahaan ingin memperluas pembiayaan kendaraan listrik seiring perkembangan pasar. “Kalau bisa, kendaraan-kendaraan listrik itu kita tambah banyak yang kita biayai,” katanya.

        Di luar kegiatan pembiayaan, BRI Finance juga menjalankan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RW 06, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta. Program tersebut menyasar warga di RT 02, RT 03, RT 06, dan RT 11, serta mencakup pelatihan pengelolaan sampah bagi anak-anak dan anggota karang taruna dengan target 50 peserta.

        Dalam program tersebut, perusahaan memberikan tujuh tong komposter berkapasitas 200 liter, 11 tong biru berkapasitas 60 liter, lima tempat sampah berkapasitas 120 liter, serta satu mesin pengayak kompos rotary berkapasitas 100–150 kilogram per jam.

        Baca Juga: Pembiayaan Digital Makin Besar, Pindar Siapkan Strategi Hadapi 2027

        Baca Juga: BFI Finance Perkuat Pembiayaan Mesin untuk Industri Percetakan

        Susatyo mengatakan pengelolaan sampah berpotensi memberikan manfaat lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

        “Buat kami, tanggung jawab kemasyarakatan itu adalah bagian dari siklus bisnis kita. Bertahun-tahun ini kita juga memberikan polusi dan segala macam, jadi kita juga bertanggung jawab bagaimana supaya lingkungan kita kembali hijau,” ujarnya.

        "Setelah diolah, ternyata bisa menjadi value added buat warga, buat masyarakat, dan mungkin juga buat lingkungan," lanjutnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: