Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Diprediksi Sideways di Kisaran 5.150–5.350

        IHSG Diprediksi Sideways di Kisaran 5.150–5.350 Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak sideways pada perdagangan Kamis (29/10/2026), dengan rentang pergerakan di level 5.150–5.350. Phintraco Sekuritas menyampaikan proyeksi tersebut di tengah beragam sentimen global yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar saham.

        Dari Amerika Serikat (AS), indeks bursa Wall Street ditutup menguat terbatas pada perdagangan Rabu (28/10/2026). Pada hari yang sama, bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,75%–4%.

        The Fed juga berencana mengurangi frekuensi pertemuan penetapan suku bunga mulai 2027. 

        "Sementara itu, pelaku pasar menantikan rilis data pertumbuhan ekonomi AS kuartal III 2026 yang diperkirakan meningkat menjadi 3,2%, dari 2,2% pada kuartal II 2026," tulis riset dari Phintraco Sekuritas.

        Selain pertumbuhan ekonomi, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (personal consumption expenditures/PCE) AS untuk September 2026 diperkirakan naik menjadi 3,6% secara tahunan (year-on-year/YoY), dibandingkan 3,4% pada bulan sebelumnya.

        Di Eropa, Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan mempertahankan suku bunga acuannya di level 2,65% pada Kamis (29/10/2026).

        Dari pasar komoditas dan obligasi, harga minyak mentah Brent menguat 1,3% menjadi US$115 per barel pada Rabu (28/10/2026). Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 3 basis poin ke level 5,026%.

        Baca Juga: IHSG Berpeluang Rebound, tapi Investor Waspadai Tekanan Global

        Baca Juga: Sempat Tertekan, IHSG Berbalik Menguat ke 5.282 di Akhir Perdagangan

        Sebaliknya, harga emas spot ditutup melemah 0,5% ke level US$4.039 per troy ounce.

        "Di tengah perkembangan tersebut, kami memperkirakan IHSG akan bergerak terbatas dalam rentang 5.150–5.350 pada perdagangan hari ini," ungkap Phintraco Sekuritas.

        Untuk strategi perdagangan hari ini, Phintraco Sekuritas memasukkan enam saham sebagai pilihan utama atau top picks, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Timah Tbk (TINS).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: