Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Bank Indonesia (BI) mendorong agar perbankan yang beraktivitas di Provinsi Sulawesi Utara memperbaiki kualitas kredit.
"Harus diakui, kualitas kredit perbankan yang beraktivitas di Sulut tercermin pada nonperforming loan sebagian masih berada di atas batas BI yakni lima persen," kata Kepala BI Perwakilan Sulut Soekowardojo, di Manado, Sabtu (19/8/2017).
Dia menegaskan bahwa perbaikan kualitas kredit harus tetap didorong, karena mampu mempengaruhi keseluruhan kinerja perbankan.
"Perbaikan-perbaikan harus terus dilakukan, dan memberikan edukasi kepda debitur agar mengembalikan pinjaman tepat waktu," katanya lagi.
Bank harus jemput bola, katanya pula, sehingga kinerja perbankan lebih meningkat lagi.
Direktur Utama PT Bank Sulawesi Utara Gorontalo (SulutGo) Jeffry Dendeng mengatakan pihaknya terus menjaga NPL agar tetap berada di bawah lima persen.
"Secara umum, kualitas penyaluran kredit sehat, karena NPL tercatat satu persen," ujar Jeffry pula.
Ia menambahkan terjaga NPL di bawah satu persen karena sebagian besar pengembalian kredit debitur cukup baik. Jumlah NPL tersebut jauh dari batasan yang dikeluarkan BI sebesar 5 persen. (Ant)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: