Kredit Foto: Istock photo
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, melaporkan bahwa Singapura menduduki posisi puncak sebagai negara asal Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar di Indonesia selam 1 dekade terakhir.
Ia menyebut dominasi negara tetangga tersebut telah berlangsung selama sepuluh tahun berturut-turut dengan nilai investasi mencapai belasan miliar dolar AS.
"Kalau kita lihat memang selama 10 tahun terakhir ini Singapura memang konsisten di nomor pertama," ujar Rosan, dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Realisasi Investasi Tahun 2025 Tumbuh 12,7%, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja
Meskipun Singapura berada di posisi teratas secara administratif, Rosan memberikan catatan mengenai akumulasi modal dari investor asal Tiongkok jika digabungkan dengan Hong Kong yang secara riil memiliki angka lebih tinggi.
"Tapi sebetulnya kalau kita lihat lebih lanjut, sebetulnya kalau kita gabung Hong Kong dan Tiongkok, sebetulnya angkanya lebih besar investor dari China," ungkapnya.
Baca Juga: Kejar Pertumbuhan 8%, Investasi Ditargetkan Rp13.032 Triliun
Secara rinci, Singapura mencatatkan investasi sebesar 17,4 miliar dolar AS, disusul Hong Kong 10,6 miliar dolar AS, dan Tiongkok 7,5 miliar dolar AS. Rosan menegaskan pencatatan tetap dilakukan berdasarkan asal negara saat investasi didaftarkan.
"Jadi memang kita catat adalah dari negara asal mereka melakukan investasi tercatatnya di ke Indonesia," pungkas Rosan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri