Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pengembang Swasta Perlu Bangun Hunian Nelayan

Pengembang Swasta Perlu Bangun Hunian Nelayan Kredit Foto: Antara/R. Rekotomo
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengembang swasta seperti yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) diharapkan dapat membangun hunian yang terjangkau bagi nelayan, khususnya di dekat pelabuhan tempat para nelayan melabuhkan kapal tangkap mereka.

Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan, Abdul Halim, mengemukakan bahwa kewajiban membangun permukiman nelayan di tepi pantai selayaknya adalah kewajiban pemerintah/pemda, tetapi swasta bisa terlibat dengan mengikuti pola mekanisme seperti yang dilakukan oleh pemerintah yaitu berbasis pemenuhan kewajiban negara.

"Di banyak negara pantai, permukiman nelayan berada di tepi laut," kata Abdul Halim dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (16/12/2018).

Hal itu dapat dicontohkan misalnya dengan skema pembayaran rumah didasarkan kepada hasil jual tangkapan ikan yang diperoleh oleh kalangan nelayan tersebut.

Nelayan di berbagai daerah juga masih dinilai banyak yang masuk ke dalam kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan dengan membangun rumah dekat sarana transportasi yang mereka gunakan akan sangat membantu.

Sebelumnya, rumah susun berbasis transit oriented development (TOD) atau yang dibangun di dekat transportasi publik akan sangat membantu bagi warga yang biasa melakukan perjalanan commuter di daerah perkotaan di berbagai wilayah Nusantara.

"Rusun berbasis TOD yang sebagian besar diperuntukan bagi para pekerja golongan MBR di wilayah perkotaan memberikan nilai efisiensi sangat tinggi karena lokasinya dekat dengan transportasi publik, khususnya kereta commuter yang melayani sistem metropolitan Jabodetabek," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Basuki menambahkan, ukuran unit yang dibangun juga cukup ideal untuk hunian, serta berbagai menara yang dibangun biasanya ada alokasinya untuk MBR.

Menteri PUPR mengemukakan hal tersebut setelah acara peletakan batu pertama Pembangunan Rusun Terintegrasi TOD di tiga stasiun kereta, Tangerang Selatan, 11/12/2018 lalu. 

Menurut Basuki, adanya program pembangunan rusun TOD tersebut juga dinilai akan meningkatkan capaian program Satu Juta Rumah.

Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel:

Video Pilihan