Kredit Foto: Antara/Iwan Adisaputra
Menko Polhukam Wiranto mengakui bahwa para pengungsi Wamena, Papua, masih trauma sehingga meminta diungsikan ke Jayapura atau kembali ke daerah asalnya.
Baca Juga: Wiranto: Enggak Ada Maksud Polisi Membunuh Masyarakat
"Yang terpenting, kita segera bisa menetralisir trauma itu, menjamin keamanan masyarakat. Kemudian juga sudah ada jaminan dari tokoh-tokoh adat, tetua adat," katanya, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat.
Para tetua dan tokoh adat setempat, kata dia, meminta masyarakat pendatang untuk melanjutkan kehidupan sehari-hari kembali di Wamena, dan tidak pergi ke daerah lain.
Menurut dia, masyarakat pendatang di Wamena rata-rata adalah pedagang yang selama ini memasok kebutuhan masyarakat dan menghidupkan roda perekonomian rakyat.
"Bisa dibayangkan kalau mereka (warga pendatang) tiba-tiba eksodus maka roda perekonomian daerah itu bisa mati dan macet. Jadi, saling membutuhkan," ucapnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Ferry Hidayat